Category Archives: Daftar Pustaka Jamur

Daftar Pustaka Ilmu Pengetahuan Jamur (IPJ)

Danar Food, telah mengumpulkan beberapa referensi untuk mendukung dan memperkuat artikel yang akan kami share tentang beberapa ilmu pengetahuan jamur. Dalam artikel ini terdapat beberapa referensi daftar pustaka jamur yaitu :

  • Daftar Pustaka Jamur Enokitake

Artikel Jamur Enokitake

  • Daftar Pustaka Jamur Kancing

Artikel Jamur Kancing

  • Daftar Pustaka Jamur Kuping

Artikel Jamur Kuping

  • Daftar Pustaka Jamur Lingzhi

Artikel Jamur Lingzhi

  • Daftar Pustaka Jamur Maitake

Artikel Jamur Maitake

  • Daftar Pustaka Jamur Matsutake

Artikel Jamur Matsutake

  • Daftar Pustaka Jamur Merang

Artikel Jamur Merang

  • Daftar Pustaka Jamur Shiitake

Artikel Jamur Shiitake

  • Daftar Pustaka Jamur Tiram

Artikel Jamur Tiram

  • Daftar Pustaka Jamur Truffle

Artikel Jamur Truffle

Daftar Pustaka Jamur, Daftar Pustaka Jamur Enokitake, Daftar Pustaka Jamur Kancing, Daftar Pustaka Jamur Kuping, Daftar Pustaka Jamur Lingzhi, Daftar Pustaka Jamur Maitake, Daftar Pustaka Jamur Matsutake, Daftar Pustaka Jamur Merang, Daftar Pustaka Jamur Shiitake, Daftar Pustaka Jamur Tiram, Daftar Pustaka Jamur Truffle, Daftar Pustaka Jamur Shitake, Kaldu Jamur, Kaldu Jamur Semarang, Kaldu Jamur Non MSG, Kaldu Jamur Sehat, Kaldu Jamur Merang, Kaldu Jamur Totole, Kaldu Jamur Murah, Kaldu Jamur Alami, Kaldu Jamur Yumami, Kaldu Jamur Halal, Kaldu Jamur Organik, Kaldu Jamur Nafisa, Kaldu Jamur Malang, Kaldu Jamur Merang Murah, Kaldu Jamur Natural Organik Indonesia, Kaldu Jamur Non MSG Non Pengawet, Kaldu Jamur Tanpa MSG, Kaldu Jamur Jogja, Kaldu Jamur Homemade, Kaldu Jamur Shitake, Kaldu Jamur Bebas MSG, Kaldu Jamur Enak Sekali, Kaldu Jamur Tiram, Kaldu Jamur Jakarta, Kaldu Jamur Organic, Kaldu Jamur Alamie, Kaldu Jamur Wehi, Kaldu Jamur Umamitake, Kaldu Jamur Vegetarian, Kaldu Jamur Sehat Murah, Kaldu Jamur No MSG, Kaldu Jamur Bogor, Kaldu Jamur Shitake Non MSG, Kaldu Jamur Tiram Tanpa MSG, Kaldu Jamur Tiram Bebas MSG, Kaldu Jamur Shitake Bebas MSG, Kaldu Jamur Shitake Tanpa MSG, Kaldu Jamur Alami, Kaldu Jamur Enak Sehat, Kaldu Jamur Cap Merang, Kaldu Jamur Jakarta Timur, Kaldu Jamur Tiram Non MSG, Kaldu Jamur Enak, Kaldu Jamur BPOM, Kaldu Jamur Jogja, Kaldu Jamur Nectary, Kaldu Jamur Alania, Kaldu Jamur Lokal, Kaldu Jamur Tuban, Kaldu Jamur Merang Murah Solo, Kaldu Jamur Merang Solo Murah, Kaldu Jamur Tanpa MSG Alami, Kaldu Jamur Tiram Organik, Kaldu Jamur Kaldu Sehat, Kaldu Jamur Tiram Alami, Kaldu Jamur Purwokerto, Kaldu Jamur Merang Solo, Jual Kaldu Jamur, Jual Kaldu Jamur Non MSG, Jual Kaldu Jamur Tanpa MSG, Jual Kaldu Jamur Sehat, Jual Kaldu Jamur Murah, Jual Kaldu Jamur Jogja, Jual Kaldu Jamur Semarang, Jual Kaldu Jamur Totole, Jual Kaldu Jamur Bebas MSG, Jual Kaldu Jamur Merang, Jual Kaldu Jamur Shitake Tanpa MSG, Jual Kaldu Jamur Shitake Bebas MSG, Jual Kaldu Jamur Tiram Tanpa MSG, Jual Kaldu Jamur Tiram Bebas MSG, Jual Kaldu Jamur Shitake Non MSG, Jual Kaldu Jamur Tiram Non MSG, Jual Kaldu Jamur Sunv, Jual Kaldu Jamur Shitake, Jual Kaldu Jamur Halal, Jual Kaldu Jamur Tiram, Jual Kaldu Jamur Maseko, Jual Totole, Jual Totole Depok, Jual Totole Jakarta, Jual Totole Murah, Jual Totole Jogja, Jual Totole Surabaya, Jual Totole Semarang, Kaldu Totole, Kaldu Totole Jogja, Kaldu Totole Palembang, Kaldu Totole Semarang, Jamur Totole Semarang, Jamur Totole, Jamur, Jamur Crispy, Jamur Timur, Jamur Rahsia Bidan Kampung Murah, Jamur Murah, Jamur Ratu Malaya Kuala Lumpur, Jamur Ratu Malaya Online, Jamur Rahsia Bidan Kampung Original, Jamur Rapet, Jamur Ratus Warisan Plus, Jamuran, Jamur Moo, Jamur Rapat, Jamur Ratu, Jamur Krispi, Jamur Kuping, Jamur Ratu Dara Murah, Jamur Rapat Menawan, Jamur Ratu Malaya Terengganu, Jamur Enoki, Jamuro, Jamur BK, Jamur Rahsia Bidan Kampung, Jamur Goreng, Jamur Goreng Tepung, Jamur Ratu Dara, Jamur Kaca, Jamur Ratu Ayu, Jamur Kriuk, Jamur Enak, Jamur W, Jamur Rahsia Wanita, Jamur Rapet Wangi, Jamur Ratu Malaya Puchong, Jamur Ramuan Madura Asli, Jamur Murah Bandung, Jamur Murah Semarang, Jamur Tiram Putih, Jamur Rahsia Rimba, Jamur Ratus Warisan, Jamur Tiram Crispy, Jamur Ajaib, Jamur Ratu Malaya Singapore, Jamur Crispy Enak, Jamur M25, Jamur Bikes, Jamur Murah, Jamur Ratu Malaya Putra Jaya, Jamur Rapat Menawan Berkesan, Jamur Happy, Jamur Jam Murah, Jamur Kering, Jamur Enoki Goreng, Jamur Rumahan, Jamur Ratu Malaya JB, Jamur Ratu Dara Original, Jamur Sangar, Jamur Ratu Malaya Ampang Jaya, Jamuri, Jamur Kancing, Jamur MW, Jamur Pedas, Jamur Rapat Qaseh, Jamur Putih, Jamur Sangar, Jamur Tiram Banjarmasin, Jamur Merang, Jamur Ketawa, Jamur Hioko, Jamur Sehat, Jamur Ratu Malaya Johor, Jamur Rumah Rempah, Jamur Barat, Jamur Ratu Malaya Ampang, Jamur Rapat Sedap, Jamur Kayu, Jamur Rahsia Bidan Kampung Ori, Jamur Penyet, Jamur Ratu Malaya Ampang, Jamur Indonesia, Jamur Resdung, Jamur Man, Jamur Ramping, Jamur Krispy, Jamur Rupawan, Jamur Ratu Malaya Seremban, Jamur Murah Meriah, Jamur Baper, Jamur Segar, Jamur Rahsia Wanita, Jamura, Jamur Rahsia Mahkota Wanita, Jamuren, Jamur Murah Solo, Jamur Geprek, Jamur Kulit, Jamur Shitake, Jamur Palembang, Jamur Band, Jamur Liar, Jamur Ratu Warisan, Jamur Semarang, Jamur Tiran Semarang, Jamur Crispy Semarang, Jamur Murah Semarang, Jamur Krispi Semarang, Jamur Kuping Semarang, Jamur Enoki Semarang, Jamur Goreng Semarang, Jamur Goreng Tepung Semarang, Jamur Kriuk Semarang, Jamur Enak Semarang, Jamur Tiram Putih Semarang, Jamur Tiram Crispy Semarang, Jamur Kering Semarang, Jamur Enoki Semarang, Jamur Kancing Semarang, Jamur Pedas Semarang, Jamur Putih Semarang, Jamur Merang Semarang, Jamur Hioko Semarang, Jamur Sehat Semarang, Jamur Penyet Semarang, Jamur Krispy Semarang, Jamur Murah Meriah Semarang, Jamur Segar Semarang, Jamur Geprek Semarang, Jamur Shitake Semarang, Jamur Crispy Pekalongan, Jamur Bakar, Jamur Bakar Semarang, Jamur Crispi, Jamur Crispi Semarang, Jamur Rampina, Jamur Rebusan, Jamur Rebusan Semarang, Jamur Tepung, Jamur Tepung Semarang, Jamur Ratu Malaya Subang Jaya, Jamur JGO, Jamur Rahsia, Jamur Rasa Sayang, Jamur Rapat Ketat, Jamur Kaca Mobil, Jamur Ratu Ibu, Jamur Rapat Dara, Jamur Jambret, Jamur Ramuan, Jamur Ratu Malaya Order, Jamur Rahsia Bidan Kampung Malaysia, Jamurs, Jamur Ratu Malaya Royal, Jamur Ratu Malaya Royal Murah, Jamur Ratu Mirifica, Jamur Raqu, Jamur Goreng Crispy, Jamur Goreng Crispy Semarang, Jamur Shimuji, Jamur Ratu Ibu Official, Jamur Rawat Dalaman, Jamur Organik Semarang, Jamur Organik, Jamur Asam Manis, Jamur Asam Manis Semarang, Jamur Ratu Juwita, Jamur Rahim Sehat, Jamur Lingzhi, Jamur Lingzhi Semarang, Jamur Sawit, Jamur Sawit Semarang, Jamur Katsu, Jamur Katsu Semarang, Jamur Ratu Malaya Original, Jamur Kering dan Kriuk, Jamur Kering dan Kriuk Semarang, Jamur Ratu Warisan Official, Jamur Malang, Jamur Ramping Badan, Jamur Jogja, Jamur Tiram Segar, Jamur Tiram Segar Semarang, Jamur Kucing, Jamur Rumah Tangga, Jarum Semarang, Tutorial Lengkap Bisnis Budidaya Jarum, Media Tanam Jarum Growbox, Kaldu Jarum, Manfaat Jarum untuk Kesehatan, Manfaat Jarum bagi Kesehatan, Manfaat Jarum Putih, Khasiat Jarum, Khasiat Jarum Putih, Kandungan Gizi Jarum, Manfaat Jarum Secara Medis, Manfaat Makan Jarum, Cara Budidaya Jarum, Bisnis Jarum, Panduan Budidaya Jarum, Budidaya Jarum Putih, Bibit Jarum, Cara Membuat Baglog Jarum, Membudidayakam Jarum dengan Media Serabut Kelapa, Berbisnis Budidaya Jarum, Harga Jarum, Asal Usul Jarum di Habitatnya, Aneka Resep Masakan Jarum, Usaha Bibit Jarum, Resep Jarum, Sukses Berbisnis Jarum, Peluang Wirausaha Budidaya Jarum, Cara Menanam Jarum, Habitat Jarum, Tips Memasak Jarum, Khasiat Jarum untuk Kesehatan, Manfaat Jarum bagi Ibu Hamil, Baglog Jarum, Manfaat Jarum Putih untuk Kecantikan, Aneka Olahan Jarum, Cara Budidaya Jarum di Rumah, Nutrisi Jarum,Urutan Bibit Jarum Putih atau Fase Bibit, Masakan Jarum Bebas Bau, Jenis-Jenis Jarum, Jual Baglog Jarum, Ramuan Pemacu Pertumbuhan Jarum, Jual Growbox Jarum, Gambar Jarum, Mengolah Jarum yang Lezat dan Bergizi, Teknik Memasak Jarum, Ciri- Ciri Jarum, Cara Mengolah Jarum, Resep Masakan Jarum, Budidaya Tanaman Jarum dalam Kantong Plastik, Kandungan Gizi Jarum, Memilih Jarum, Kandungan Nutrisi Jarum, Cara Memanen Jarum, Manfaat Jarum untuk Bayi dan Balita, Morfologi Jarum, Harga Jarum Kering, Khasiat Jarum untuk Penderita HIV, Efek Samping Jarum, Klasifikasi Jarum, Tips Menyimpan Jarum Agar Awet, Cara Membersihkan Jarum, Peluang Usaha Budidaya Jarum, Usaha Jarum, Cara Memasak Jarum, Cara Mengolah Jarum, Manfaat Jarum untuk Kekebalan Tubuh, Makalah Jarum, Manfaat Jarum untuk Mencegah Flu, Cara Membuat Bibit Jarum, Budidaya Jarum Sistem Kardus, Galeri Jarum, Jarum Media Kardus, Budidaya Jarum Media Jerami, Usaha Budidaya Jarum Media Kardus, Struktur Jarum, Budidaya Jarum Pada Lahan Bero dengan Metode Sunbathing, Cara Budidaya Jarum Media Limbah Tongkol Jagung, Bertanam Jarum dengan Media Kardus Bekas, Tips Sukses Budidaya Jarum, Kendala Budidaya Jarum, Teknik Budidaya Jarum dengan Media Serbuk Gergaji,

Kumpulan referensi diatas kami rangkum dalam daftar pustaka jamur sebagai berikut :

  • Ir. Achmad, M.S. ,Mugiono, S.P. ,Tias Arlianti, S.P. ,Chotimatul Azmi, S.P. Panduan Lengkap Jamur. Penebar Swadaya Grup. ISBN : 979002505X, 9789790025059

  • Alexopoulos et al., pp. 28–33.

  • Alexopoulos et al., pp. 31–32.

  • Abdullah, A. Model Pengaturan Suhu Dan Kelembaban Pada Ruang Jamur Tiram Menggunakan Sensor Dht11 Dan Mikrokontroler ATMega328. Padang : FMIPA Universitas Pakuan. 2016.

  • Achmad, M., Arlianti, T., dan Chotimatul, A. Panduan Lengkap Jamur. Jakarta : penebar swadaya. 2011.

  • Achmad, Mugiono, T. Arlianti, dan A. Chotimatul. 2011. Panduan Lengkap Jamur. Penebar Swadaya : Depok. 252 Hal.

  • (2011). Panduan lengkap jamur. Depok: Penebar Swadaya.

  • Adhiyana, L.Y; S. Supardi; RR.A. Qonita. 2016. Analisi Komparatif Usahatani Jamur Tiram Pada Dataran Tinggi dan Dataran Rendah di Kabupaten Karanganayar. AGRISTA. IV (3): 639-649.

  • Agomedia, 2010. Jamur Tiram. Buku Pintar Bertanam Jamur Konsumsi. Volume 2. Jakarta:AgoMedia Pustaka.

  • Alex, S M. 2011. Untung Besar Budi Daya Aneka Jamur. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

  • Alex, H. 2011. Karakteristik Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurota sostreatus) dan Jamur Tiram Kelabu (Pleurotus sajor caju) pada Baglog Alang-Alang. Riau. Jurusan Budidaya pertanian, Faperta. Universitas Riau. Pekanbaru.

  • Anonymous a. 2013. Manfaat dan Kandungan Kulit Pisang. Tersedia pada http://manfaatdankandungan.blogspot.com/2013/04/manfaat-dankandungan-kulit-pisang.html. Diakses Pada 2 April 2013.

  • Anonymous b. 2003. Kandungan Kimia Kulit Pisang. Tersedia pada http:// repository.usu.ac.id. Diakses Pada 2 April 2013.

  • Anonymous c. 2013. Budidaya Jamur Tiram. Tersedia pada http://sharringartikel.blogspot.com/2013/04/budidaya-jamur-tiram.html. Diakses Pada 2 April 2013.

  • Lentinan, www.enzolen.com/lentinan.cfm (24 Maret 2004).

  • Anonim, (1995). Farmakope Indonesia. Edisi keempat. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia

  • Jamur Maitake, Alternatif Pengobatan Kanker dan AIDS, www.terasdesa.co.id/berita.suara pembaruan.htm (24 Maret 2004).

  • 2001. Shiitake mushrooms production and marketing : An edible product example. Publication of Virginia Technology and Maryland Cooperative Extention. www.sfp.forprod.vt.edu/specialfp.htm

  • Annonimous, 2000, New Pharmaceutical, Nutraceutical & Industrial Products, Wondu Holdings Pty Limited, RIRDC Publication No. 00/173 RIRDC Project No. WHP-4A

  • 2006. Kajian Potensi Jamur Pangan dan Produk Olahannya di Indonesian tahun 2001-2005. Kerjasama Pusat Teknologi Bioindustri BPPT – PT Marina Cipta Pratama. 257 hal.

  • 2004. Mushroom Grower Hand Book 1: Oyster Mushroom Cultivation, Mushworld.

  • 2005. Mushroom Grower Hand Book II: Shitake Cultivation Mushworld.

  • Balows, (1991). Manual of Clinical Microbiology. 5th Ed.. Washington DC : American Society for Microbiology

  • Adiandri, R.S., S. Nugraha, dan R. Rachmat. 2012. Karakteristik Mutu Fisikokimia Jamur Merang (Volvarella volvacea) Selama Penyimpanan Dalam Berbagai Jenis Larutan dan Kemasan. Jurnal Pascapanen. Vol 9. (2) : Hal 77-87

  • 2002. Budidaya Jamur Konsumsi. Agro Media Pustaka. Jakarta. 68 hal.

  • Agus G.T.K. 2002. Budidaya Jamur Konsumsi. Agromedia Pustaka. Jakarta.

  • Agus, G. T. K. (2006). Budidaya jamur shiitake, kuping, tiram, lingzhi, dan merang. Jakarta: Agromedia Pustaka.

  • Agromedia Pustaka. 2002. Budidaya Jamur Konsumsi: Shiitake, Kuping, Tiram, Ling Zhi, Merang. Jakarta.

  • 2009. Bertanam Jamur Komsumsi. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.

  • Agromedia, R. (2009). Buku Pintar Bertanam Jamur Konsumsi Tiram, Kuping, Shiitake, Merang dan Champignon. PT. Agromedia Pustaka.

  • Akhir, M. 2012. Pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih (Pleurotus Ostreatus Jacq.) dengan penambahan bekakul dan ampas tahu pada media tumbuh. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Peternakan. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

  • Ali, A. Mikrobiologi Dasar Jilid 1. Makassar : Universitas Makassar. 2005.

  • Mahrus. 2011. Pengaruh Penambahan Molase Pada Media Tanam F3 Dengan Konsentrasi Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih. http:///etheses.uin-malang.ac.id/435/12/10620085%20Ringkasan%20.pdf. Diakses pada tanggal 17 Maret 2018

  • Almeida, S. M., dkk. 2015. Iron Bioaccumulation in Mycelium of Pleurotus ostreatus. Braz. J. Microbiol, 46 (1), 195-200.

  • Ambarsari, S. R. 2011. Budidaya Jamur. Jakarta: CV. Fokus Media

  • Andoko, Agus dan Parjimo. 2007. Budidaya Jamur (Jamur Kuping, Jamur Tiram dan Jamur Merang). Agromedia Pustaka. Jakarta

  • (2016). Budidaya jamur tiram skala rumah tangga produksi dua kali lipat. Retrieved from http://www.trubus-online.co.id/budidaya-jamur-tiram-skalarumahtangga-produksi-2-kali-lipat.html.

  • Anis, N. (2016). Untung Berlimpah dari Budidaya Jamur Tiram. Villam Media. Jawa Barat.

  • Anggraenir, R., Subeni, F. P. U. J., & Umam, K. (2012). Analisis Pendapatan, Keuntungan, dan Kelayakan Usaha Jamur Tiram di Kabupaten Sleman. AgroUPY Volume IV, Nomor I, Juli 2012.

  • Anwar, S. 2008. Ampas Tebu. Laboratorium Bioindustri. Malang: Universitas Brawijaya.

  • Arianto, D.P., Supriyanto, dan L.K. Muharrani. 2013. Karakteristik Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Selama Penyimpanan Dalam Kemasan Plastik Polypropylene (PP). Skripsi, UTM.

  • Arief, A. 1998. Biologi Umum I. Malang: IKIP Malang.

  • Asegab M. 2010. Bisnis Pembibitan jamur tiram, jamur merang dan jamur Kuping. Jakarta: PT Agromedia Pustaka.

  • Asegab, M. 2011. Bisnis Pembibitan Jamur Tiram, Jamur Merang, dan Jamur Kuping. Agromedia Pustaka. Jakarta. 138 hal.

  • Astawan, Made. 2004. Kandungan Gizi Aneka Bahan Makanan. PT Gramedia, Jakarta.

  • Toto Purnomo, (2002). Optimasi Media Tanam Jamur Shiitake. Majalah Farmasi Airlangga. Vol.II.No.2. Surabaya : Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

  • Ayodele, S.M. and M. E.Idoko. 2011. Antimicrobial activities of four wild edible mushrooms in Nigeria. I.J.S.N., 2(1) : 55-58

  • Bali Post, Edisi 17 April 2006. Bali Harus dapat Berswasembada Jamur.

  • Bano, Z. And S. Rajarathnam. 1982. Pleurotus mushroom as a nutritious food. In Chang, S.T. and T.H. Quimio (Eds) Tropical Mushrooms Biological Nature and Cultivation Methods. P.: 363-380. The Chinese University Press. Hong Kong.

  • Barros, ,  D.  M.  Correia,  I.  C.  F.  R.  Ferreira,  P.  Baptista,  and  C.  Santos -Buelga.2008. Optimization of the determination of tocopherols in Agaricus sp. edible mushrooms by a normal phase liquid chromatographic method. Food Chemistry vol. 110, no. 4, pp. 1046-1050.

  • Bhatti, M., Jiskani, M., Wagan, K., Pathan, M., & Magsi, M. (2007). Growth, development and yield of oyster mushroom, pleurotus ostreatus (Jacq. Ex. Fr.) kummer as affected by different spawn rates. Pakistan Journal of Botany, 39(7), 2685–2692.

  • Bing, C, and L.Li, 2004, Analysis of Consumer Buying Behavior for Fresh Shiitake, http://www.mushworld.com/medicine/list.asp?cata_id=6500

  • Bobek P, Ozdin L, Kuniak L. 1994. Mechanism of hypocholesterolemic effect of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) in rats: reduction of cholesterol absorption and increase of plasma cholesterol removal. Z Ernahrungswiss 33 (1): 44–50.

  • Breene, WM. 1990. Nutritional and medicinal value of specialty mushrooms. J Food Protection 53: 883-894.

  • Booth, (1971). Fungal Culture Media. In Methods in Microbiology. 10th Ed.. London : Academic Press

  • Cahyana, Y.A., Muchodji, dan Bakrum, M. 1997. Jamur Tiram. Penebar Swadaya: Jakarta.

  • Cahyana, M. Dan Bakrun M, 1997. Jamur Tiram. Jakarta: Penebar Swadaya

  • Cahyana, YA. 1999.Jamur Tiram. Penebar Swadaya. Jakarta.

  • Cahyana, M dan Bakrun, M. 1998. Jamur Tiram. Penebar Swadaya. Jakarta.

  • Cahyana, M. Dan Bakrun M, 2004, Jamur Tiram. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Cahyana, Muchrodji dan Bakrun, 1999. Pembibitan, Pembudidayaan dan Analisis Usaha Budidaya Jamur Tiram, Penebar Swadaya, Jakarta

  • Cahyana, C.J., Muchroji., dan M. Bakrun. 1999. Jamur Tiram. Penebar Swadaya, Jakarta.

  • Cahyono, Bambang. 1995. Pisang Budidaya dan Analisis Usaha Tani. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

  • Cahyo Saparinto, Yohana Ipuk Sunarmi. Jakarta : 2010. Jamur Skala Rumah Tangga. PT Niaga Swadaya. ISBN : 9790024231, 9789790024236

  • Cain, R.B. 1980. The Uptake and Catabolism of Lignin Related Aromatic Compound nad Their Regulation in Microorganisms, CPR Press,    Boca  raton, Florida, 21-56.

  • Campbell, A.C. dan R.W. Slee, Extensive system of Shiitake production in S.W.England, dalam Shiitake Mushrooms, The proceedings of national symposium and trade show, May 3-5 1989.

  • Campbell, N.A. 2003. Biologi Jilid II. Jakarta: Erlangga.

  • Candra, R., L. Dyah, A. H., & Situmorang, S. (2014). Analisis usaha dan pemasaran jamur tiram dengan cara konvensional dan jaringan (multilevel marketing) di provinsi lampung. JIIA, 2(1), 38-47.

  • Carijo, O. A., Liz, R. S., Makishima, N. 2002. Biosorpsi Cr (III) pada Biosorben Serat Sabut Kelapa Teraktivitasi Sodium Hidroksida (NaOH). http://ojs.unud.ac.id/ Sudiarta/ tanggal 26 september 2012.

  • Celik, Y., & Peker, K. (2009). Benefit/cost analysis of mushroom production for diversification of income in developing countries. Bulgarian Journal of Agricultural Science, 15(3), 228-237.

  • Chang, S.T., and P.G. Miles. 1989.Edible Mushrooms and Their Cultivation. CRC Press, Inc. Boca Raton, FL.

  • Chang, S.T. and W.A. Hayes. 1978. The Biological and cultivation of edible Mushroom. New York: Mc Graw Hill.

  • Chang, S.T dan W.A. Hayes, 1978, The Biology and Cultivation of Edible Mushrooms, Academic Press., Inc., New York, London.

  • Chang, S.T. 1993, The Biology and Cultivation of Edible Mushroom, Academic Press, New York.

  • Chang, S.T. 1993. Mushroom biology: The impact on the mushroom production and mushroom products. In Chang, S.T., J.A. Bushwell and S.W. Chiu (Eds.) Mushroom Biology and Mushroom Products. p.: 3-20. The Chinese University Press. Hong Kong.

  • Chang, S-T. 1999. World production of cultivated edible and medicinal mushrooms in 1997 with emphasis on Lentinus edodes (Berk.) Sing. in China. International Journal of Medicinal Mushrooms 1: 291-300.

  • Chang, S. & Miles, P. G. 2004. Mushroom: Cultivation, Nutritional Value, Medicinal Effect, and Environmental Impact. Boca Raton: CRC Press. Second Edition. 477 p.

  • Chao PY, Wu ZD, Wang RC. , 1989, The extraction, purification and analysis of polysaccharide PA3DE from the fruit body of Flammulina velutipes(Curt. ex Fr.) Sing.Acta Biochemica and Biophysica Sinica, 21:152-156

  • Chazali, Syammahfuz dan Putri Sekar Pratiwi. 2010. Usaha Jamur Tiram Skala Rumah Tangga. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Cheung PCK., 1996, Dietary fiber content and composition of some cultivated edible mushroom fruiting bodies and mycelia. J Agri Food Chem. 44: 468-471

  • Cheung PCK., 1997, Dietary fiber content and composition of some edible fungi determined by two methods of analysis. J Sci Food Agri. 73: 255-260

  • Cheung PCK. 1998. Plasma and hepatic cholesterol levels and faecal neutral sterol excretion are altered in hamsters fed straw mushroom diets. Journal of Nutrition 128: 1512-1516.

  • Chihara, G. 1992, International Journal of Oriental Medicine, 17, 57-77.

  • Christiyanto, M dan A. Subrata. 2005. Perlakuan Fisik dan Biologis Pada Limbah Industri Pertanian Terhadap Komposisi Serat. Laporan Kegiatan. Pusat Studi Agibisnis dan Agoindustri. Lembaga Penelitian. Semarang: Universitas Diponegoro.

  • Cochran, K.W. 1978. Medical Effects. In Chang, S.T. and W.A. Hayes (Eds.) The Biology and Cultivation of Edible Mushrooms. p.: 169-187. Academic Press. New York.

  • Cook, R.C., 1989, History of Shiitake and other exotic mushrooms in The United States, dalam Shiitake Mushrooms, The proceedings of national symposium and trade show, May 3-5 1989.

  • 2008. Jamur kuping melancarkan peredaran darah. http://www.conectique.com/tips_solution/diet_nutrition/nutrition/article.php?article_id=2787&_page=0 [13 Mei 2009].

  • Crawford, R.L,1981, Lignin Biodegradation and Transformation, John Willey and Sons, New York, Chichester, Brisbane, Toronto, 88-89, 100-103

  • Crisan, E.V. and Sands. 1978. Nutritional value. In Chang, S.T. and W.A. Hayes (Eds.) The Biology and Cultivation of Edible Mushrooms. p.: 137-168. Academic Press. New York.

  • Danusaputra, H. 2001. Pengaruh Komposisi Pollard Gandum, Bekatul Padi, Kapur dan Gips dalam Baglog Terhadap Hasil Panen Tubuh Buah Jamur Tiram Putih Merah (Pleurotus flabellatus). Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

  • Darlina, Elly dan Ina Darliana. 2008. Pengaruh Dosis Dedak Dalam Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus floridae). Jurnal Pertanian. UNWIM Jatinagor Sumedang.

  • Darliana, Ina. 2012. Pengaruh Penambahan Bekatul dan Limbah Cair Tahu Untuk Media Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Forum penelitian, UNBAR.

  • Darlina, dkk. 2016. Pengaruh Penyiraman Air Kelapa ( Cocos nucifera L.) Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Lada (Piper Ningrum L.). Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsyiah

  • Darma, I. G. K. T. 2002. Diktat: Budidaya Jamur Pangan. Laboratorium Pathology Hutan. Fakultas Kehutanan. IPB, Bogor. Hal 44-58.

  • 2006. Pengantar Mikologi. Padang: Andalas Universitas Press.

  • Dave, R. I. dan N. P. Shah. 1997. Viability of yogurt and probiotic bacteria in yogurt made from comercial starter culture. Int. Dairy Journal. 7:31-41

  • Deacon, p. 4.

  • Deacon, pp. 128–29.

  • Deacon, p. 58.

  • Delieu, B. 1983. Biotechnological Protoplasm in Tobacco and Sugarcane. M.C. Grawhill. New York

  • Desna , R.D. Puspita, H. Darmasetiawan, Irzaman, Siswadi. 2010. Kajian Proses Sterilisasi Media Jamur Tiram Putih Terhadap Mutu Bibit Yang Dihasilkan. Journal , Berkala Fisika. 13 (2). 45 -48.

  • Djaafar, T. F. 1994. Bakteri asam laktat dari makanan hasil fermentasi tradisional dan potensi bakteriosinnya. Tesis. Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Program Pasca Sarjana UGM. Yogyakarta

  • Djarijah dan Djariah. 2001. Jamur Tiram Pembibitan, Pemeliharaan dan Pengendalian Hama-Penyakit. Yogyakarta: Kanisius.

  • Djarijah, A.S. dan M.D. Nunung. 2001. Budidaya Jamur Tiram, Pembibitan, Pemeliharaan, Pengendalian Hama Penyakit. Kanisius, Yogyakarta.

  • Nunung Marlina dan Abbas Siregar Djarijah. 2001. Jamur Tiram. Yogyakarta. Penerbit Kanisius.

  • Djarijah, N. M. dan Djarijah, A. S. 2001. Budidaya Jamur Tiram, Pembibitan, Pemeliharaan dan Pengendalian Hama Penyakit. Yogyakarta: Kanisius.

  • Djarijah, Nunung  ,  Djariyah,  Abbas  Siregar.  2001.  Budi  Daya  Jamur  Tiram.  Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

  • Djarwanto dan S. Suprapti. 1990. Nilai gizi jamur Pleurotus flabellatus. Seminar Ilmiah Nasional Peranan Biologi Dalam Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Hayati, 20-21 September 1990 di Yogyakarta. Fakultas Biologi UGM. Yogyakarta.

  • Djarwanto dan S. Suprapti. 1992. Nilai Gizi Jamur Tiram Putih Pleurotus Ostrteatus yang Ditanam pada Limbah Penggergajian. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi tanggal 11-12 Pebruari 1992 di Bogor. Hal.: 81-88. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Bogor.

  • 1996. Pertumbuhan, produktivitas dan kemampuan melapukkan kayu sembilan isolat tiga jenis jamur Pleurotus pada tiga jenis kayu hutan tanaman. Tesis Program Pascasarjana, Universitas Indonesia, Depok. Tidak Diterbitkan.

  • Djarwanto dan Suprapti, 2001. Pemanfaatan Serbuk Gergaji Kayu Diameter Kecil untuk Media Tiga Jenis Jamur Tiram. Proceedings of Seminar Environment Conservation through Efficiency Utilization of Forest Biomass, November 13th, 2000 in Yogyakarta. Hal.: 325-331. Debut Press Jogjakarta. Yogyakarta.

  • Sihati Suprapti. 2004. Petunjuk Teknis Budidaya Jamur Shiitake. Bogor : Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan

  • Djarwanto, S. Suprapti dan Hudiansyah. 2005. Produktivitas Jamur Shiitake dan Jamur Tiram pada Media Serbuk Gergaji Kayu Medang (Litsea sp.). Prosiding Seminar Sehari Prospek Jamur dalam Industri dan Lingkungan, tanggal 6 September 2004 di Bandung. Hal.: 97-113. Fakultas MIPA, Universitas Padjadjaran. Bandung.

  • Djarwanto, dan S. Suprapti. 2010. Pengaruh Sumber Bibit Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Bogor. 15 hal.

  • Djuariah, D. dan Sumiati, E. 2008. Penampilan Fenotipik Tujuh Spesies Jamur kuping (Auricularia spp.) di Daratan Tinggi Lembang. Jurnal Hort. 18(3):255-260.

  • Djuhariningrum, T. dan Rusmadi. 2004. Penentuan Kalsit Dan Dolomit Secara Kimia Dalam Batu Gamping Dari Madura. Kumpulan Laporan Hasil Penelitian Tahun 2004. Pusat Pengembangan Geologi Nuklir-Batam, Batam.

  • Djuwendah, E & E. Septiarini. 2016. Manajemen Risiko Usahatani Jamur Tiram Putih (Plerotus Astreotus) dalam Upaya Mempertahankan Pendapatan Petani. PASPALUM. IV (2): 11-22.

  • Donoghue, J.D. dan P.R. Przybylowicz, 1989, Theh fruiting cycle of Shiitake and its application to log management, dalam Shiitake Mushrooms, The proceedings of national symposium and trade show, May 3-5 1989.

  • Dorman DE, Roberts JD. Nuclear magnetic resonance spectroscopy: 13C spectra of some  common  ProcNatlAcadSci U S A. 1970 Jan;65(1):19-26.

  • Dwidjoseputro, D, 1991. Pengantar Mikologi. Bandung: Penerbit Alumni.

  • Eger G, Eden G, Wissig E. 1976.Pleurotus ostreatus – breeding potential of a new cultivated mushroom. Theoretical and Applied Genetics 47: 155-163.

  • Emaga, T. H.,; Andrianaivo, R. H.; Wathelet, B.; Tchango, J. T.; Paquot, M. 2007, Effects of the stage of maturation and varieties on the chemical composition of banana and plantain peels, Food Chemistry, 103(2), 590- 600, 2007.

  • Enjo Suharjo. 2010. Bertanam Jamur Merang Di Media Kardus, Limbah Kapas, Dan Limbah Pertanian. AgroMedia. ISBN : 979006327X, 9789790063273

  • Ervina, D.W. 2000. Pengaruh bekatul & ampas tahu pada media serbuk gergaji kayu jati terhadap pertumbuhan jamur tiram merah. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Malang.

  • Fagg Murray, Death cap Mushroom – Amanita phalloides, Australian National Botanic Garden, Fungi Web, 2008.

  • Fairhurst, C. Witt, R.J. Buresh, dan A. Dobermann. 2007. Panduan Praktis Pengelolaan Hara. Informasi Ringkas Bank Pengetahuan Padi Indonesia.

  • Fansurya,H., A Hadianti, R Ma’arif, W Aristaking. 2010. Bumbu  Penyedap Rasa  Berkalsium Tinggi Claraco sebagai Aplikasi Pengolahan Limbah Kepala Lele. Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan Institut Pertanian Bogor2010.

  • Fauzi, M., T.C. Nisa., dan Syukri. 2013. Pengaruh Tiga Media Tanam Serbuk Kayu Dan Pemberian Dan Pemberian Pupuk Pada Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus (Var.) Florida). Jurnal Online Agroekoteknologi, 1 (2) : 1-13.

  • Fisher, F. and N.B. Cook. 1998. Fundamentals of Diagnostic Mycology. W.B. Saunders Company. London.

  • Flegg, B.,  and  G.  Maw.1997.  Mushrooms  and  their  possible  contribution  to  the  world. Mushroom Journal vol. 48, pp. 395–403.

  • Fraden, J. Handbook of Modern Sensors, 5th ed. New York: Springer Publishers. 2016.

  • Frank B-Hu M.D, Walter CWMD. 1998. The Relationship between Consumption of Animal Products (Beef, Pork, Poultry, Eggs, Fish and Dairy Products) and Risk of Chronic Diseases: A Critical Review. A Report for World Bank. Havard: Dept. of Nutrition, Harvard School of Public Health

  • Furda, I. 1981. Complexity of Dietary Fiber Analysis. In: James and Thender (eds). 1981. The analysis of dietary fiber in food. Marcel Dekker, Inc. New York

  • Fujii T, Maeda H, Suzuki F, Ishida N, 1978. Isolation and characterization of a new antitumor polisaccharide, KS-2 extracted from culture mycelia of Lentinusedodes.The Journal of antibiotics, 31 (11).November. Japan Antibiotics Research Association, Tokyo.

  • Fukushima, M. et al. LDL receptor mRNA in rats is increased by dietary mushroom  (Agaricus  bisporus)  fibre  and  sugar  beet  fibre.   Journal  of Nutrition 130: 2151-2156

  • Fulcher, R. G., Miller, S. S., Structure of Oat Bran and Distribution of Dietary Fiber Components. In: Oat Bran. Peter J. Wood (ed), AACC, St Paul, MN ; 1993. Hal.83-112.

  • Suzuki, (1978). Isolation and Characterization of A New Antitumor Polysaccharide, KS-2, Extracted from Culture Mycelia of Lentinus edodes. The Journal of Antibiotics. Vol.31 No.11. Japan : Japan Antibiotics Research Association

  • Ganders, R.1986. Bercocok Tanam Jamur.Penerbit CV Pioner Jaya Bandung.143 hal

  • Gardner, F. P., R. B. Pearce dan R. L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Alih Bahasa oleh Herawatu Susilo dan Subiyanto. Universitas Indonesia Press. Jakarta. 428 hal.

  • Di Lena, (1994). Whey Permeate as A Growth Medium for Pleotratus ostreatus and Lentinus Edodes. Letters in Applied Microbiology. Vol. 19. No. 5.

  • Garraway, M.O. and R.C. Evans. 1984. Fungal Nutrition and Physiology. A John Wiley & Sons, Inc., Publication. New York.

  • 2002.Pengendalian Kumbang Cyllodes bifacies Walker (COLEOPTERA: NITIDULIDAE) Pada Jamur Tiram Putih Dengan Pemasangan Barier. Skripsi, IPB: Hal 10-15.

  • 1986. Becocok Tanam Jamur. Pioner Jaya. Bandung.

  • Ginting, A.R., N. Herlina., dan S.Y. Tyasmoro. 2013. Studi Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Pada Media Tumbuh Gergaji Kayu Sengon Dan Bagas Tebu. Jurnal Produksi Tanaman 1 (2): 21-22.

  • Ginting, A. R., Nunuk, H., & Setyono, Y. T. (2013). Studi pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada media tumbuh gergaji kayu sengon dan bagas tebu. Jurnal Produksi Tanaman, 1(2), 17-24.

  • Griffin, D.H. 1994. Fungal Physiology. A John Wiley & Sons, Inc., Publication. New York.

  • Wang, (1997). Reishi, Ganoderma lucidum and Ganoderma tsuage: Bioactive substance and Medical Effects.. Japan : Cancer cure-Scientific antitumor Research Data

  • G. Sermanni, (1994). Whey Permeate as A Growth Medium for Pleotratus ostreatus and Lentinus Edodes. Letters in Applied Microbiology. Vol. 19. No. 5.

  • Gregory, ,  M.  Svagelj  and  J.  Pohleven.  2007.  Cultivation  Techniques  and  Medicinal Properties of Pleurotus spp. Food Technol. Biotechnol.  45(3): 236-249.

  • Gunawan, A. W. 1992. Budidaya Jamur Tiram Putih   (Pleurotus   ostreatus) Pada Serbuk Gergaji Kayu Jeujing (Albazia facataria). Jurnal   Tech- nology. IV: 20-24.

  • Gunawan, A.W. 2000. Usaha Pembibitan Jamur. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal. 3-19.

  • Gunawan, AW. 2001. Usaha pembibitan Jamur. Jakarta. Penebar swadaya

  • Gunawan, & Agustina, W. (2004). Usaha pembibitan jamur. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Gunawan, Agustin W. 2005. Usaha Pembibitan Jamur. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Gunawan AW, Agustina TW. 2009. Biologi dan bioteknologi cendawan dalam praktik. Jakarta: Penerbit Universitas Atma Jaya. Hal. 77-83.

  • Hadar, ,  Z.  Karem  and  B.  Gorodecki, 1983. Biodegradation of Lignocellulosic Agricultural wastesby Pleurotus ostreatus. Journal of Biotech, 30: 133-9.

  • Hale, Adeodata Ignorabilis. 2010. Kandungan Protein Dan Mineral Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Pada Serbuk Gergaji Kayu Sengon (Albizzia Faltata Backer), Kayu Jati (Tectona Grandis L.F.) Dan Kertas Koran. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Biologi Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

  • Handayani, R.T. 2008. Pengemasan Atmosfer Termodifikasi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus ). Skripsi Departemen teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

  • Handiana, R. F. (2004). Pengaruh penambahan ampas tahu dan ekstrak taoge terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram merah (Pleurotus flabellatus) (Skripsi). Fakultas Pertanian dan Perikanan, Universitas Muhammadiyah Malang, Malang.

  • Handiyanto, ,  Hastuti, U.S.,  Prabaningtyas,  S.  2013.  Pengaruh  Medium  Air Cucian Beras Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Miselium Biakan Murni Jamur Tiram Putih. Seminar Nasional X Biologi, Sains, Lingkungan dan Pembelajaran. Surakarta.

  • Handrianto, P. (2015). Miselium jamur tiram putih. Surabaya: Unair Press.

  • Hariadi, N., Setyobudi, L., & Nihayati, E. (2013). Studi pertumbuhan dan hasil produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada media tumbuh jerami padi dan serbuk gergaji. Jurnal Produksi Tanaman, 1(1), 47–53.

  • Harjanti, Intan Nurul. 2013. Pengaruh Pupuk Kandang Ayam dan Serbuk Gergaji Sengon pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Skripsi. FKIP Biologi, UMS, Surakarta.

  • Haryadi, 1982. Pemanfaatan Limbah Pertanian Sebagai Bahan Baku. Fakultas Teknologi Pertanian, UGM, Yogyakarta

  • Hasbullah, R.T. 2008. Teknik Pengukuran Laju Respirasi Produk Hortikultura pada Kondisi Atmosfir Terkendali. Jurnal Keteknikan Pertanian. Vol. 22. (1) : Hal 63-68.

  • Hastiono S. 2004. Hikmah hidup bersama cendawan. J Warta 14 : 4.

  • Hassegawa, R.H., M.C.M. Kasuya, M.C.D. Vanetti. 2005. Growth and antibacterial activity of Lentinula edodes in liquid media supplemented with agricultural wastes. Electron. J. Biotechno., 8 (2) : 212-217.

  • The Magnitude of Fungal Diversity: the 1.5 million species estimate revisited. The British Mycological Society, vol, 105, no. 12, pp. 1422-1432. 2001.

  • Hendritomo, I. H. 2010. Jamur Komsumsi Berkasiat Obat. Yogyakarta: Lily Publiser.

  • Hermanto, Sandra dan Irawan Sugoro. 2005. Pengaruh Konsentrasi Tapioka Serapan Mineral Jamur Tiram Putih. Jurnal Kimia. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

  • Hermiati, Euis, dkk. 2010. Pemanfaatan Biomassa Lignolselulosa Ampas Tebu untuk Produksi Bioetanol. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

  • Hu, H. 2000. Shiitake. www.healthnotes.com

  • Hudiansyah dan S. Suprapti. 2003. Teknik Sterilisasi Sederhana dalam Budidaya Jamur Tiram. Prosiding Seminar Nasional V MAPEKI, tanggal 30 Agustus-1 September 2002 di Bogor. Hal.: 605-609. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan. Bogor.

  • D. Isenberg, (1991). Manual of Clinical Microbiology. 5th Ed.. Washington DC : American Society for Microbiology

  • G. Schlegal, (1994). Mikrobiologi Umum. Edisi keenam. Yogyakarta : Gajah Mada University Press

  • Kawagizhi, (1997). Reishi, Ganoderma lucidum and Ganoderma tsuage: Bioactive substance and Medical Effects.. Japan : Cancer cure-Scientific antitumor Research Data

  • Maeda, (1978). Isolation and Characterization of A New Antitumor Polysaccharide, KS-2, Extracted from Culture Mycelia of Lentinus edodes. The Journal of Antibiotics. Vol.31 No.11. Japan : Japan Antibiotics Research Association

  • J. Shadomy, (1991). Manual of Clinical Microbiology. 5th Ed.. Washington DC : American Society for Microbiology

  • Hossain S, Hashimoto M, Choudhury EK, et al. 2003. Dietary mushroom (Pleurotus ostreatus) ameliorates atherogenic lipid in hypercholesterolaemic rats. Clin. Exp. Pharmacol. Physiol. 30 (7): 470–5.

  • Indah, SY dan Bagus Supriyanto. 2013. Keajaiban Kulit Buah. Surabaya. Tibbun Media.

  • Ingram     2002.    THE    REAL    NUTRITIONAL    VALUE    OF    FUNGI. http://www.world-of- fungi.org/Mostly_Medical/Stephanie_Ingram/NUTRITIONAL_VALUE.

  • Irianto, Y., A. Susilowati, dan Wiryanto. 2008. Pertumbuhan, kandungan protein dan sianida jamur kuping (Auricularia polytricha) pada medium tumbuh serbuk gergaji dan ampas tapioka dengan penambahan pupuk urea. Jurnal Bioteknologi, 5(2): 43-50.

  • Iin Meina. Budi Daya Jamur Tiram. Penerbit AZKA PRESS.

  • Ikekawa, T. 1995. Bunashimeji, Hypsizigus marmoreus antitumor activity of extracts and polysaccharides. Food Rev Int. 11(1):207-209.

  • Ipunk Yohana dan Suparinto Cahyo. 2010. Usaha 6 Jenis Jamur Skala Rumah Tangga. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Ishikawa, N.K., M.C.M. Kasuya, M.C.D. Vanetti. 2001. Antibacterial activity of Lentinula edodes growth in liquid medium. Braz. J. Microbiol., 32 (3) : 206-210.

  • 2008. Jamur: Berkhasiat Obat. Yayasan Obor Indonesia. ISBN : 9794617008, 9789794617007

  • Li, (1997). Reishi, Ganoderma lucidum and Ganoderma tsuage: Bioactive substance and Medical Effects.. Japan : Cancer cure-Scientific antitumor Research Data

  • Jansson Lisa-Marie, Kutti L. 2004. Micronutrients in edible mushrooms. , Margaretha J (supervisor). Human Nutrition, 22 April 2004.

  • Jawetz, Melnick, dan Adelberg. 2008. Mikrobiologi Kedokteran. Ed. 23. Penerbit Buku Kedokteran, EGC, Jakarta.

  • Jong SC, Birmingham JM. 1990. The medicinal value of the mushroom Grifola. World J Microbiol and Biotech. 6:227-235.

  • Jong SC,  Birmingham  JM,  Pai    1991.  Immunomodulatory  substances  of  the fungal origin. EOS-J Immunol Immunopharmacol 11: 115-122.

  • Juworo, R., M. Lutfi, dan M.B. Hermanto. 2012. Rancang bangun dan tata letak instrumen terkendali pada pembudidayaan jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 1(1): 10- 18.

  • Zhang, (1997). Reishi, Ganoderma lucidum and Ganoderma tsuage: Bioactive substance and Medical Effects.. Japan : Cancer cure-Scientific antitumor Research Data

  • Kadir, I. 2010. Pemanfaatan Iradiasi Untuk Memperpanjang Daya Simpan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Kering. Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi. Vol6. (1) : Hal 86-103

  • Kahar dan Nurman, S. 1990. Bertani Jamur dan Seni Memasaknya. Bandung: Angkasa.

  • Kailasapathy, K., Sultana, K. dan Godward, G. 2000. Probiotic bacteria : Improved delivery by bioencapsulation. Probiotica. 9:2-7

  • Kalač, P.2013. A review of chemical  composition and  nutritional  value  of  wild-growing  and cultivated mushrooms. Journal of the Science of Food and Agriculture vol. 93, no. 2, pp. 209–218.

  • Kartika, L., Y.M.P.D. Pudyastuti, dan A.W. Gunawan. 1995. Campuran Serbuk Gergaji Kayu Sengon dan Tongkol Jagung Sebagai Media untuk Budidaya  Jamur  Tiram Putih. Hayati. II : 23-27.

  • Keng Sheng Chew et all. Early Onset Muscarinic Manifestations after Wild Mushroom Ingestion, Emergency Medicine Department, School of Medical Sciencies, University Sains Malaysia, Malaysia. 2008

  • Khatun K, Mahtab H, Khanam PA, Sayeed MA, Khan KA. 2007. Oyster mushroom reduced blood glucose and cholesterol in diabetic subjects. Mymensingh Med J 16 (1): 94–9.

  • Koesnandar, & Widyastuti, N. (2005). Shiitake dan jamur tiram penghambat tumor dan penurun kolesterol. Jakarta: Agromedia Pustaka.

  • Kouskhi, M.D., S.K. Abras, M. Mohammadi, Z. Hadian, N.B. Poorfallah, P. Sharayei, and M. Mortazavian. 2011. Physicochemical properties of mushrooms as affected by modified atmosphere packaging and CaCl2 dipping. African Journal of Agricultural Research. Vol. 6(24) : pp. 5414-5421

  • Jones, (1997). Shitake The Healing Mushroom. 1st Ed.. Rochester : Healing Arts Press

  • L. Herrmann, (1991). Manual of Clinical Microbiology. 5th Ed.. Washington DC : American Society for Microbiology

  • Knapp, J.S, 1985, Biodegradation of Celluloses and Lignins, Pergamaon Press, Oxford. 835-846.

  • Krisnawati, Inti. Healthy Food for Kids. Gramedia Pustaka Utama. ISBN : 979223814X, 978979223814

  • 2002. Jamur-Jamur Konsumsi Yang Dibudidayakan. Trubus XX 111 (271).

  • Kuo, M. (2004, January). Agaricus bisporus: The button mushroom, diambil dari situs web MushroomExpert.Com

  • Kuo M. 2005. Pleurotus ostreatus: The oyster mushroom

  • Koh Samui. 2003. Bio-Yoghurt. www.siamdir.com

  • Kumar, S. and N. M. Lee, 2004, Apoptosis and Cytokine Induction Studies by Virus-like Particles from Lentinus edodes on Murine Lymphoma, http://www.mushworld.com/medicine/list.asp?cata_id=6500

  • Kurtman, J.R. and Zadrazil, 1984, Physiological and Taxonomic Consideration for Cultivation of Pleurotus ostreatus Mushrooms, The Chinese University Press, Hongkong, 299-344.

  • Kurasawa S, Sugahara T, Hayashi J., 1982, Studies on dietary fiber of mushrooms and edible wild plants. Nutr Rep Int. 26: 167-173

  • Kurniawan, Y dan H. Santoso. 2009. Listrik Sebagai Ko-Produk Potensial Pabrik Gula. Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian. Vol 28 (1), 23 – 28.

  • Kwon, H.K., 2001, Nature’s Answer to Modern Disease: Shiitake, http://www.mushworld.com/medicine/list.asp?cata_id=6500

  • B. Pramana, (2002). Optimasi Media Tanam Jamur Shiitake. Majalah Farmasi Airlangga. Vol.II.No.2. Surabaya : Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

  • Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian IPB (2002). Pengaruh Taraf ampas Tahun Dalam Media Serbuk Sabut Kelapa Terhadap Panjan, Diameter Tubuh, Produksi dan Kualitas Kascing Cacing Tanah (Lumbricus rubellus).http://repository.ipb.ac.id/diakses 30 september 2012.

  • Lalitha, M.K. 2010. Manual on Antimicrobial Susceptibility Testing. Department of Microbiology, Christian Medical College Vellore, Tamil nadu.

  • 2000. Studi Usahatani dan keuntungan jamur tiram putih di Kelurahan pipa Reja Kecamatan Kemuning Palembang Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang. (Tidak dipublikasikan).

  • Leatham, G.F dan T.J Leonard, 1989, Biology and Physiology of Shiitake mushroom cultivation, dalam Shiitake Mushrooms, The proceedings of national symposium and trade show, May 3-5 1989.

  • Lin, Y. 1987. A double blind treatment of 72 cases of chronic hepatitis with lentinan Injection. New Drugs and Clinical Remedies. 6:362-363

  • Lovelles,   R.  1991.  Prinsip-prinsip  Biologi  Tumbuhan  untuk  Daerah  Tropik  1.Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

  • Lukas, Suhamowo., Budipramana., dan Isnawati. 2012. Pertumbuhan Miselium Dan Produksi Tubuh Buah Jamur Tiram Putih (Pleorotus ostreatus) Dengan Memanfaatkan Kulit Ari Biji Kedelai Sebagai Campuran Pada Media Tanam. Jurnal Online Biologi 1 (1). Jurusan Biologi Universitas Negeri Surabaya, Surabaya.

  • Madigan, Michael T.; Martinko, John M.; Stahl, David A.; Clark, David P. (2012). Brock Biology of Microorganisms (13 ed.). USA: Benjamin Cummings. ISBN 978-032-164-963-8.

  • Maelani, l, dkk. 2013. Pengaruh Takaran Sukrosa Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus     ostreatus).     [Online].http://journal.unsil.ac.id/download.php?id=4914. [11 April 2016]

  • Mahasri, G. 2004. Diktat Kuliah Manajemen Kualitas Air. Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Surabaya.

  • Mailangkay, D.N.I. 2002. Pengaruh Pengemasan Vacum Dan Non Vacum Terhadap Perubahan Mutu Kimia Dan Sifat Arganoleptik Kripik Pisang Selama Penyimpanan. Skripsi Jurusan Gizi Masyarakat Dan Sumberdaya Keluarga Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor.

  • Mamiro, D. P., & Mamiro, P. S. (2011). Yield and mushroom size of Pleurotus 88 ostreatus grown on rice straw basal substrate mixed and supplemented with various crop residues. Journal of Animal & Plant Sciences, 10(1), 1211–1218.

  • Manjunathan, J. and V. Kaviyarasan. 2011. Optimization of mycelia growth and antimicrobial activity of new edible mushroom, Lentinus tuberregium (Fr.). Tamil Nadu.,India. Int. J. Pharm. Tech. Res., 3(1): 497-504.

  • Manfaati, Rintis. 2010. Kinetika dan Variabel Optimum Fermentasi Asam Laktat dengan Media Campuran Tepung Tapioka dan Limbah Cair Tahu Oleh Rhizopus orizae. Tesis tidak diterbitkan. Semarang: Program Magister Tehnik Kimia Universitas Diponegoro.

  • Manjunathan, J. , N Subbulaksmi, R Shanmugapriya and V Kaviyarasan. 2011. Proximate and mineral composition of four edible mushroom species from South India. Int. J of Biodiv and Consenvation Vol. 3(8), pp.386-388.

  • Marlina, D. N., & Siregar, A. (2001). Budidaya jamur kuping, pembibitan dan pemeliharaan. Yogyakarta: Kanisius.

  • Martawijaya, E. L. & Nurjayadi, M. Y. 2010. Bisnis Jamur Tiram di Rumah Sendiri. Bogor: IPB Press.

  • Masefa, L., Nurmiati, & Periadnadi. (2016). Pengaruh kapur dan dolomit terhadap pertumbuhan miselium dan produksi jamur tiram coklat (Pleurotus cystidiosus O. K Miller). Online Journal of Natural Science, 5(1), 11–20.

  • Masruri, N. 2010. Analisis Kelayakan Usaha Jamur Tiram Putih (Studi Kasus : Yayasan Paguyuban Ikhlas Desa Cibinang Kecamatan Pemijahan Kabupaten Bogor). IPB Press, Bogor.

  • Mastresna, I M. 2007. Balipost, Minggu 20 Mei 2007. Membedah Khasiat Jamur, dari Menangkal Racun, Stres, sampai Hambat Virus HIV/AIDS.

  • Mattila P, Suonpää K, Piironen V. 2000. Functional properties of edible mushrooms. Nutrition. 16: 694-696.

  • Mattila P, Salo-Vaananen P, Konko K, Aro H, Jalava, 2002, Basic composition and amino acid contents of mushrooms cultivated in Finland. J Agri Food Chem. 50:6419-6422.

  • Maulana, Erie. Panen Jamur Tiap Musim. Yogyakarta: Andi. hlm. 29-37

  • Maulana, E. 2005. Pengaruh Jenis Film Kemasan dan Suhu Penyimpanan terhadap Mutu dan  Daya Simpan Jamur Tiram Segar. Politeknik Negeri Lampung, Bandar Lampung.

  • Maulana, E. 2012. Panen Jamur Tiap Musim Panduan lengkap Bisnis dan Budidaya Jamur Tiram. Dani Offse, Yogyakarta.

  • Maulani, R.R. 2003. Perubahan Fisiologis Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Segar Selama Penyimpanan Dalam Kemasan Polietilen dan Polipropilen Berperforasi. Thesis, IPB : Hal 5-35.

  • Maulidina, R., Murdiono, W. E., & Nawawi, M. (2015). Pengaruh umur bibit dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Produksi Pertanian, 3(8), 649–657.

  • Mayun,I.A. 2007. Pertumbuhan Jamur Merang (Volvariella volvaceae) pada Berbagai Media Tumbuh. Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Udayana.

  • Megan Ware,  2014.  Nutrition/Diet:  What  are  the  health  benefits  of  mushrooms? www.medicalnewstoday.com/articles/278858.php (September 14, 2014).

  • Meina, L. 2007. Budi Daya Jamur Tiram. Jakarta: Azka Mulia Media.

  • Miles PG. 1993. Biological Background for Mushroom Breeding. Di dalam: Chang ST, Buswell JA, Miles PG. Genetic and Breeding of Edible Mushrooms. Amsterdam: Gordon and Breach Science Publishers.

  • Ming, J.S., X. Z. Ming and X. Z. Hui, 1999, Inhibitory activity of polysaccharide extracts from three kinds of edible fungi on proliferation of human hepatoma SMMC-7721 cell and mouse implanted S 180 tumor, World Journal of Gastroenterology 5(5):404-407

  • Mitha, S.D; D. Haryono; N. Rosanti. 2015. Analisis Pendapatan Dan Kesejahteraan Produsen Jamur Tiram Di Kota Metro. JIIA. III (2): 140-147.

  • Mizuno, T. 1995a. Shiitake, Lentinus edodes: functional properties for medicinal and food purposes. Food Rev Int. 11(1):111-128.

  • Mizuno T. 1995b. Yamabushitake, Hericium erinaceum: bioactive substances and medicinal utilization. Food Rev Int. 11(1):173-178.

  • Mizuno T,  Zhuang    1995.  Maitake,  Grifola  frondosa:  pharmacological  effects. Food Rev Int. 11(1):135-149.

  • Mizuno, T., The Extraction and Development of Antitumor-active Polysaccharides From Mushroom in Japan International Journal of Medicinal Mushroom : 1999. Hal 81-102

  • Morris, A.S., dan Langari, R. Measurement And Instrumentation Theory And Application. Oxford: Elsevier. 2012.

  • Mouritsen, G..  2012. Umami  flavour  as  a  means  of  regulating  food  intake  and  improving nutrition and health. Nutrition & Health  21 (1): 56-75

  • Moore RT. (1980). “Taxonomic proposals for the classification of marine yeasts and other yeast-like fungi including the smuts”. Botanica Marine 23: 361–73.

  • Muchrodji, Cahyana YA, 2006. Budi Daya Jamur Tiram. PT Penebar Swadaya. Jakarta.

  • Muchrodji dan YA Cahyana. 2005. Budidaya Jamur Kuping. Penebar Swadaya. Jakarta.

  • Muchrodji Dan Cahyana Y.A.2010. Budidaya Jamur Kuping. Jakarta : Niaga Swadaya.

  • Muchtadi, Dedy. 2010. Teknik Ealuasi Nilai Gizi Protein. Bandung: Penerbit Alfabeta.

  • Mufarrihah,   2009.  Pengaruh  Penambahan  Bekatul  dan  Ampas  Tahu  pada Media   Terhadap   Pertumbuhan   dan   Produksi   Jamur   Tiram   Putih (Pleurotus ostreatus). Skripsi. Malang: Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negri (UIN) Malang.

  • Mufarrihah, Lailatul. 2009. Pengaruh Penambahan Bekatul Dan Ampas Tahu Pada Media Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleorotus ostreatus). Skripsi (tidak diterbitkan). Malang: Jurusan Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas ISLAM Negeri (UIN) Malang.

  • Mumtazah, N. I., Nuriana & Suparti. (2017). Media alternatif pertumbuhan miselium bibit F2 jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan jamur merang (Volvarella volvaceae) dengan batang jagung dan batang pisang. University Research Colloquium, 287–293.

  • Murdaningsih, H.K., 1995. Keuntungan, Keterbatasan dan  Aplikasi variasi Somaklonal dalam Pemulihan Tanaman, Majalah Ilmiah UNPAD 13 (1): 44-51.

  • Muslihah, Umi. 2011. Yatilambu. Jamur tiram dalam bambu.http/blog,uns.ac.id (on line). Diakses tanggal 20 Maret 2017, 22:16

  • Mukti, O. P., Haryono, D., & Marlina, L. (2017). Analisis Finansial Dan Strategi Pengembangan Usahatani Jamur Tiram Putih Di Desa Pampangan Kecamatan Sekincau Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 5(1).

  • Nafizati, S. H. 2012. Pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus Jacq.) pada berbagai media tumbuh. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Peternakan. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

  • Narwanti, E.E. 2013. Perbedaan Pengaruh Media Sekam Padi dan Serbuk Gergaji Sengon Terhadap Berat Basah, Jumlah Tubuh Buah Jamur Tiram Putih dan Eficiency Biology Rate. Skripsi. Semarang : Ikip PGRI Semarang fakultas Pendidikan Matematika.

  • Nayanatara, A.K., N.A Vinodini, G. Damodar, B. Ahemed, C.R. Ramaswamy, Shabarianth, B.M. Ramesh.   Role  of  ascorbic  acid  in  monosodium  glutamate  mediated  effect  on testicular weight, sperm morphology and sperm count, in rat testis. J. Chinese Clin. Med. 3:1-5

  • F.W. 2008. Kemampuan Bakteri Acetobacter xylinum Mengubah Selulosa Sebagai Bahan Kertas. Tesis TIP – Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Brawijaya, Malang.

  • Ningsih, L. (2008). Pengaruh jenis media tanam dan konsentrasi terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram merah (Pleurotus flabellatus) (Naskah Publikasi). Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Malang, Malang.

  • M.Y. dan M.E. Elang. 2011. Sukses Bisnis Jamur Tiram di Rumah Sendiri. IPB Press, Bogor.

  • Ng ML, Yap AT., 2002, Inhibition of human colon carcinoma development by Lentinan from Shiitake mushrooms (Lentinus edodes)., J Altern Complement Med.8(5):581-9.

  • Ngai PH, Ng TB, 2003, Lentin, a novel and potent antifungal protein from shitake mushroom with inhibitory effects on activity of human immunodeficiency virus-1 reverse transcriptase and proliferation of leukemia cells., Life Sci.14;73(26):3363-74.

  • Ishida, (1978). Isolation and Characterization of A New Antitumor Polysaccharide, KS-2, Extracted from Culture Mycelia of Lentinus edodes. The Journal of Antibiotics. Vol.31 No.11. Japan : Japan Antibiotics Research Association

  • Netty Widyastuti. Agustus-2009. JAMUR SHIITAKE : BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN SI JAMUR PENAKLUK KANKER. Andi Publisher. ISBN : 9789792908527

  • Noor Erma, (2002). Optimasi Media Tanam Jamur Shiitake. Majalah Farmasi Airlangga. Vol.II.No.2. Surabaya : Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

  • Nunung dan Abas D, 2001. Budidaya Jamur Tiram. Yokyakarta : Kanisius

  • Nurfalakhi, A. 1999. Budidaya Jamur Edible. BPTP Bedali Lawang

  • (2017). Pertumbuhan miselium bibit F2 jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan jamur merang (Volvariella volvaceae) pada media bonggol dan batang jagung (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  • Nurjayadi, M.Y dan Martawijaya, E.I. 2011.Sukses bisnis jamur tiram di rumah sendiri. IPB Press. Bogor.

  • (2009). Implementasi hasil penelitian biologi pada siklus pertumbuhan jamur sebagai sumber belajar materi fungi SMA. In Seminar Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi FKIP Universitas Negeri Surakarta. Surakarta.

  • Noviar, D. Pengembangan Ensiklopedia Biologi Mobile Berbasis Android Materi Pokok Pteridophyta dalam rangka Implementasi Kurikulum 2013. Yogyakarta: Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga. 2016.

  • Okamoto, T, Kodoi R, Nonaka Y, Fukuda I, Hashimoto T, Kanazawa K, Mizuno M, Ashida H., 2004, Lentinan from Shiitake mushroom (Lentinus edodes) suppresses expression of cytochrome P450 1A subfamily in the mouse liver, Biofactors. 21(1-4):407-9

  • Oktaviani, K. E. (2017). Pertumbuhan miselium bibit F2 jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan jamur merang (Volvariella volvaceae) pada media ampas tahu dan kulit kacang tanah (Skripsi). Prodi Pendidikan Biologi, FKIP. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  • Ooi, V. E. C. and F. Liu, 2000, Immunomodulation and Anti-Cancer Activity of Polysaccharide-Protein Complexes, Current Medicinal Chemistry, (7) 715-729

  • Outila TA, Mattila PH, Piironen VI, Lambert-Allardt CJE.. 1999. Bioavailability of vitamin D from wild mushrooms (Cantharellus tubaeformis) as measured with a human bioassay. Am J Clin Nutr. 69: 95-98

  • Oyeka, C.A. 2000. Trichophyton mentagrophytes a keratinophilic fungus. Department of Microbiology, Nnamdi Azikiwe University Awka, Anambra State, Nigeria.

  • [OECD]. 2006. Safety Assessment of Transgenic Organisms. OECD Publishing: Australia. Hal.57-69

  • Suhardiman, (1998). Budidaya Jamur Shiitake. Edisi kesatu. Yogyakarta : Penerbit Kanisius. ISBN : 9796721414, 9789796721412

  • Padmawinata,   1995.  Kandungan  Organik  Tumbuhan  Tinggi.  Bandung: Penerbit   ITB   (Terjemahan   dari   Robinson,   T.   1991.   The   Organic Constituens of Higher Plant, 6th ed).

  • Pamungkas Yanu. 2008. Optimalisasi Produktivitas Etanol Dari Molases Menggunakan Bakteri Z.Mobilis Dan Z.Mobilis Termutasi Pada Immobilisasi Sel Ca-Alginat. Surabaya: ITS.

  • Pari G., H. Roliadi., D. Setiawan., dan Saepuloh. 2005. Komponen Kimia 10 Jenis Kayu Tanaman dari Jawa Barat. Pusat Litbang Hasil Hutan Bogor. Jurnal Penelitian Hasil Hutan. 23 hal.

  • Parjimo dan Agus. 2007. Budidaya Jamur. Jakarta : Agromedia Pustaka.

  • Parjimo dan A. Andoko. 2007. Budidaya Jamur Kuping Jamur Tiram Dan Jamur Merang. Agromedia Pustaka, Jakarta.

  • Parjimo dan Handoko. 2007. Budi Daya Jamur. Agro Media Pustaka. Jakarta. 56 hal.

  • Parjimo, & Agus, A. (2007). Budidaya jamur (jamur kuping, jamur tiram, jamur 89 merang). Jakarta: Agromedia Pustaka.

  • Parjimo dan A. Agus. 2007. Budidaya Jamur Konsumsi. Agro Media Pustaka. Jakarta. 74 hal.

  • Parjimo, dan Agus Handoko. 2013. Budidaya Jamur (Jamur Kuping, Jamur Tiram,Jamur Merang). Jakarta: Agro Media.

  • Parlindungan, A. K. 2000. Pengaruh konsentrasi urea dan TSP di dalam air rendaman baglog alang- alang terhadap pertumbuhan dan produksi jamur Tiram Putih (Pleurotusostreatus). Prosiding Seminar Hasil Penelitian Dosen UNRI.Pekanbaru, September 2000.

  • Parlindungan, A.K. 2000. Perbandingan pertumbuhan dan produksi jamur Tiram Kelabu (Pleurotus sajor caju) pada beberapa medium alternatif. Jurnal Natur Indonesia 3 : 39-46.

  • Parlindungan, A. K. (2003). Karakteristik pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan jamur tiram kelabu (Pleurotus sajorcaju) pada baglog alang-alang. Jurnal Natur Indonesia, 5(2), 152–156.

  • Pasaribu, T., Permana, D. R., & Alda, E. R. 2002. Aneka Jamur Unggulan yang Menembus Pasar. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia. Hal. 17-21.

  • Pasya, A. F. 2004. Dimensi Sains Al-Quran (Menggali Ilmu Pengetahuan Dari Al- Quran). Solo : Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

  • Penulis: Arya Adikristya, mahasiswa magang di Otten Magazine. Bisa minum kopi, bisa juga tidak minum kopi. Sapa ia melalui akun Twitter/Instagram @adikristya dan Facebook fb.me/AadikristyaN. Editor : Mustika T. Yuliandri. Diolah dari modul “5 Benefits of Growing Mushrooms on Coffee Waste”

  • Phillips, Roger. 2006. Mushrooms. Pub. McMilan. Hal. 266.

  • Phillips, Roger. 2006. Mushrooms. Pub. McMilan. Hal. 317.

  • Poucheret, P., F. Fons and S. Rapior. 2006. Biological and Pharmacological Activity of Higher Fungi: 20-Year Retrospective Analysis. Cryptogamie Mycol., 27 (4): 311-333.

  • Piryadi, T.U. 2013. Bisnis Jamur Tiram. Jakarta: Argo Media Pustaka.

  • 2008. Jamur tiram makanan para dewa.

  • 2008. Potensi Molases di Indonesia beserta Klasifikasi Penggunaannya. Bandung: Pustaka Karya.

  • Pramudya, F. N., & Cahyadinata, I. (2012). Analisis Usaha Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Di Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong. Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 11(2), 237-250.

  • Prawirohardjono W., Dwiprahasto., I Astuti., Indwiani, S. Hadiwandowo.2000. The administration to Indonesians  of  monosodium  L-glutamate  in  Indonesian  foods:  An  assessment  of Adverse Reactions in a Randomized Double-Blind, Crossover, Placebo Controlled Study. J. Nutrition 130, 1074S-1076S

  • Przybylowicz, P. and J. Donoghue, 1988, “Nutritional and Health Aspects of Shiitake”, Shiitake Growers’ Handbook, Kendal/Hunt Publishing Company, pp. 183-188, dalam http://www.mushworld.com/medicine/list.asp?cata_id=6500

  • Purnamasari, Anisa. 2013. Produktifitas Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Pada Media Tambahan Serabut Kelapa. Skripsi Fkip Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

  • Purnawanto, Agus. 2012. Pengaruh Takaran Bekatul Dan Pupuk Anorganik Terhadap Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto.

  • Purwanto, A. M., Hajoeningtijas, O. D., & Utami, P. (2013). Pengaruh takaran bekatul dan pupuk anorganik terhadap hasil jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Agritech, 23(2), 1–14.

  • Puspaningrum, I. dan Suparti. 2013. Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Pada Media Tambahan Molase Dengan Dosis Yang Berbeda. Seminar nasional x pendidikan biologi FKIP UNS.

  • Puspitasari, V. D., Prasetyo, E., & Setiyawan, H. (2017). Analisis Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jamur Tiram Di Desa Genting Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 1(1).

  • Putranti Riana Dwi. 2003. Pengaruh Penambahan Molase Dan Penggunaan dedak Sebagai Pengganti Bekatul Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Agriculture.

  • Quimio, T.H. 1978. Workbook in Tropical Mycology. Department of Plant Pathology, University of the Philippines at Los Banos College, Laguna Philippines.

  • Rahmat, Suryani, dan Nurhidayat. Untung Besar dari Bisnis Jamur Tiram. Jakarta : PT. Agromedia Pustaka. 2011.

  • Rahayu, B. (2016). Pertumbuhan miselium bibit F1 jamur tiram putih dan jamur merang pada media kardus dan arang sekam dengan bekatul sebagai campuran media (Naskah Publikasi). Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  • Raaska, L. 1992. The Growth of Shiitake (Lentinula edodes) mycelium on Alder (Alnus incana) and Birch (Betula pendula) Wood Logs. Material und Organismen 27(2): 118-133.

  • Rahmat, Purwadaksi. 2010. Bertanam Jamur Konsumsi. Jakarta. AgoMedia Pustaka.

  • Reis S.,  L.  Barros,  A.  Martins,  and  I.  C.  F.  R.  Ferreira.  2012.  Chemical  composition  and nutritional value of the most widely appreciated cultivated mushrooms: an inter-species comparative study. Food and Chemical Toxicology vol. 50, no. 2, pp. 191–197.

  • Renee, J.2015. Glutamate Levels in Mushrooms, Demand Media. http:// healthyeating. sfgate.com/glutamate-levels-mushrooms-12002.html (03Agustus, 2015).

  • Ribeiro, B. , P. G. de Pinho, P. B Andrade, P. Baptista, and P. Valentão.2009. Fatty acid composition of wild edible mushrooms species: a comparative study. Microchemical Journal vol. 93, no. 1, pp. 29–35.

  • 1984. Mari Berkebun Jamur. Terate : Bandung.

  • Riyanto, F. 2010. Pembibitan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) di Balai Pengembangan dan Promosi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPPTPH) Ngipiksari Sleman Yogyakarta. [Online]. https://core.ac.uk/download/pdf/ 12346875.pdf. [27 Maret 2016]

  • Riyati, R. Dan S. Sumarsih. 2002. Pengaruh Perbandingan Bagas Dan Blotong Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleourotus ostreatus). UPN Veteran, Jogjakarta. 10 hal.

  • Rizky, M. Pengembangan Implementasi Sistem monitoring dan Kontrol Otomatis Suhu dan kelembapan pada Budidaya jamur menggunakan NI MYRIO-1900. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. 2017.

  • Rohmah, A. N. 2006. Pengaruh Lama Pengomposan dan Pemberian Blotong pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih. Skripsi. Malang: Jurusan Biologi Universitas Islam Negeri Malang.

  • Roosheroe, Indraawati G.; Sjamsuridzal, Wellyzar; Oetari, Ariyanti (2014). Mikologi Dasar dan Terapan (2 ed.). Indonesia: Yayasan Obor Indonesia. ISBN 978-979-461-875-2.

  • Rossidy, I. 2008. Fenomena Flora dan Fauna dalam Perspektif Al-Qur’an. Malang: UIN-Malang PressP

  • Rosa, L.H., K.M.G. Machado, C.C. Jacob, M. Capelari, C.A. Rosa and C.L. Zani. 2003. Screening of Brazilian Basidiomycetes for Antimicrobial Activity. Mem. Inst. Oswaldo Cruz., 98(7):967-974.

  • Rostini, N. 1999. Diklat kuliah Pengantar Bioteknologi dalam Pemulihan Tanaman, Fak. Pertanian UNPAD, Jatinangor.

  • Rybka, S. dan K. Kailasapathy. 1996. Media for enumeration of yogurt bacteria. Int. Dairy Journal. 6:839-850

  • O. Kuehl, (1994). Statistical Principles of Research Design and Analysis. California : Duxbury Press

  • M. Atlas, (1997). Handbook of Microbiological Media. 2nd Ed.. USA : CRC Press Inc.

  • Saeni, M.S. dan Estheria. 2008. Pengaruh limbah padat sludge terhadap produksi dan kandungan protein jamur tiram (Pleorotus ostreotus). Skripsi. Institut Pertanian Bogor.

  • Saifulloh, M. Implementasi Metode Kuzzy Logic Sugeno Pada Pengaturan Suhu Ruang Penyimpanan Berbasis Mikrokontroler. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. 2013.

  • Salisbury dan Ross. 1995. Fisiologi Tumbuhan: Bandung. ITB.

  • San Antonio, J.P., 1981, Cultivation of the Shiitake mushroom (Lentinus edodes (Berk.) Sing., Hort. Sci., 16:151-156.

  • Sani, Berlin. 2016. Asiknya Budidaya jamur di pedesaan (udara panas), CV. Solusi Distribusi, Semarang

  • Sanmee R, Dell B, Lumyong P, Izumori K, Lumyong S. 2003. Nutritive value of popular wild edible mushrooms from northern Thailand. Food Chem. 82:527-532.

  • Saparinto, Cahyo, & Sunarmi. (2010). Usaha 6 jenis jamur skala rumah tangga. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Saputra, D.Y. 2013. Pengaruh Pengaturan Keasaman Limbah Industri Teh Terhadap Pelapukan Serta Ekspresinya Pada Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Coklat (Pleourotus cystidiosus O. K, Miller). Skripsi Jurusan Biologi Fakultas MIPA. Universitas Andalas, Padang.

  • 1989. Jurnal: Pemanfaatan Limbah Media Jamur Tiram Putih (Pleurotus Florida) Sebagai Tambahan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). http:// jurnal.ump.ac.id/ diakses 22 september 2012.

  • Sasmitamiharja,   1990.  Dasar-  dasar  Fisiologi  Tumbuhan.  Bandung:  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Bandung: ITB.

  • Sastrohamidjoyo, H., Spektroskopi; Resonansi magnetic inti (Nuclear magnetic resonance, NMR). Yoyakarta: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gajah Mada; 1998. hal. 1-21.

  • Satuhu, Suyanti dan Ahmad Supriyadi. 1993. Pisang Budidaya Pengolahan dan Prospek Pasar. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Schaeffer, 1990, Terminology Associated with Cell, Tissue and Organ Culture, Molecural Biology and Molecular Genetics, In Vitro Cell Dev. Biol. 26:97-101.

  • Sebayang, Firman (5 Juli 2006). “Pembuatan etanol dari molase secara fermentasi menggunakan sel Saccharomyces cerevisiae yang terimobilisasi pada 49 kalsium alginat” (PDF). Jurnal Teknologi Proses (Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Sumatera Utara): 68–74. ISSN 1412-7814

  • Setiyawan, Endra. 2011. Analisis usahatani jamur tiram kabupaten Sukoharjo. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

  • Shifriyah, A., Badami, K., dan Suryawati, S. “Pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada penambahan dua sumber nutrisi”. Jurnal Agrovigor, vol. 5, no. 1, pp. 1-13 hal. 2012.

  • Shihab, M.Q. Tafsir Al Mishbah. Vol. 9. Jakarta: Lentera Hati. 2002.

  • Shihab, Quraish. 2002. Tafsir Al-Mishbah Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an.Jakarta: Lentera Hati.

  • Shim, M.S. 2001. Physiology Of Substrate Fermentation And Substrate Making. Mushroom Sci. 12(2):207218. Diakses tanggal 04 desember 2013.

  • Shintia, R.D & Amalia. 2017. Analisis Usahatani Jamur Tiram Putih (Pleurotus astreatus) Di Kelurahan Simpang Baru Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Pertanian. XIII (2): 38-49.

  • Sinaga, 1993. Jamur Tiram dan Budidayanya. Penebar Swadaya, Jakarta.

  • Sinaga, M. (1996). Jamur merang dan budidayanya. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Sinaga, M. 2004. Jamur Merang dan Budidayanya. Penebar Swadaya, Jakarta.

  • Sinaga, M.S. 2006. Jamur Merang dan Budidayanya. Penebar Swadaya. Jakarta.

  • Sinaga dan Meity. Jamur merang dan budidayanya. Penebar Swadaya. Jakarta. 86 hal

  • 2003. “Jamur untuk Anti Kolesterol”. Kompas, 30 agustus 2003.

  • Skoog, D.A;J.J. Leary, Principles of Instrumental Analysis, 4th edition, Sauders College, Philadelphia, PA, 1998.

  • Smith, J.E., N.J. Rowan and R. Sullivan, 2002. Medicinal Mushrooms : Their therapeutic properties and current medical usage with special emphasis on cancer treatments. Cancer Research UK, University of Strathclyde.

  • Soenanto, Hardi. 2000. Jamur Tiram Budi Daya dan Peluang Usaha. Semarang: Aneka Ilmu.

  • Soenanto, H. 2000. Jamur Tiram. Semarang: Aneka Ilmu.

  • Soenanto, H. 2000 Jamur Tiram Budidaya dan Peluang Usaha. Semarang: CV. Aneka Ilmu.

  • Soeryoko, H. 2011. Kiat Pintar Memproduksi Kompos dengan Penguraian Buatan Sendiri. Dani Offset, Yogyakarta.

  • Stamest, P. Dan Ciltron, J. 1983. The mushroom Cultivator. USA. Agrikon Press, Olimpia, washington.

  • Stamets P. 2000. Growing gourmet and medicinal mushrooms. Berkeley: Ten Speed Press.

  • Steviani Susi. 2011. Pengaruh penambahan Molase Dalam berbagai media pada media jamur tiram putih. Skripsi tidak diterbitkan. Surakarta : Jurusan Program Studi Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

  • Stevani, S. 2011. Pengaruh Campuran Media Tanam Serbuk Sabut Kelapa dan Ampas Tahu Terhadap Diameter Tudung dan Berat Basah Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus). Skripsi. Surakarta: Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

  • 2010. Aplikasi Informasi Paten Untuk Perintisan Industry Baru Berbasis Sumberdaya Alam.  Laporan  Akhir  Program  Insentif  Peningkatan Kemampuan Peneliti Dan Perekayasa Lipi.

  • Sudarma, I. M., Wijana, G., Puspawati, N. M., Suniti, N. W., & Bagus, I. G. N. (2013). Komparasi laju pertumbuhan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus (Jacq.ex Fr) Kummer) pada komposisi media bibit (F3) dan baglog yang berbeda. AGROTROP, 3(2), 77–84.

  • Sudarmono, P. 1992. Antibiotika dan masalah resistensi. Kursus Mikrobiologi, diselenggarakan atas kerjasama Dirjen Dikti-Unesco-Perhimpunan Mikrobiologi Cab. Jakarta, 1-3 Desember 1992, Universitas Indonesia, Jakarta.

  • Sudarmadji, S., Haryono, B., dan Suhardi. 1984. Prosedur Analisa untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty. Yogyakarta

  • Sudirman, L. M. 1995. Pemanfaatan Lentinus sp. Dalam menunjang industri farmasi dan pertanian. Agrotek 2(2):55-59

  • Sugianto, A. 1999. Rekayasa Limbah Bagas sebagai Alternatif Media Jamur Tiram Putih, Laporan penelitian ARU 1999-2000. Lemlit Universitas Islam Malang.

  • Suhardiman, ,  1998,  Budidaya  Jamur Shitake, Kanisius, Yogyakarta.

  • Suharjo, E. 2015. Budidaya Jamur Tiram Media Kardus. Jakarta: Argo Media Pustaka.

  • Sugianto, A (1). 2005. Respon Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) terhadap substrat Jerami Padi Bervariasi Rasio C/N dan Penambahan Nutrisi AGS+ Bervariasi Dosis. Media Penelitian Sains. I : 1 (34-41).

  • Sugianto, A. 2009. Respons Jamur Tiram Putih Terhadap Substrat yang Berasal Dari Jerami Padi dengan Penambahan Nutrisi AGS+ Bervariasi Dosis. Jurnal Saintek. III: (2) 1-5.

  • Sugianto, A. 2013. Inovasi Teknologi TEL Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Untuk Melipatgandakan Produksi. Aditya Media. Malang.

  • Sugianto, A. dan A, Hardyastutie, 2013.Efisiensi Biokonversi  Serat  Bibit Jamur Tiram Putih  yang  di  Buat dengan Metode Tanam Eksplan Langsung    dan Biakan Murni Miselium. Jurnal Agronisma. I :(2)139-149.

  • Sugiyanto, A. R. P. N. (2016). Pertumbuhan miselium bibit F1 jamur tiram dan jamur merang pada media kardus dan media biji jagung (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

  • Suharnowo, Lukas, S., Budipramana, & Isnawati. (2012). Pertumbuhan miselium dan produksi tubuh buah jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dengan memanfaatkan kulit ari biji kedelai sebagai campuran media tanam. Lentera Bio, 1(3), 125–130.

  • Sukmaningsih A.Sg.A , I G A Manik Ermayanti,Ngurah Intan Wiratmini, Ni Wayan Sudatri. 2011. Gangguan spermatogenesis setelah pemberian monosodium glutamat pada mencit (Mus musculus L.). Jurnal Biologi XV (2) : 49 – 52. ISSN : 1410 5292.

  • Sulaeman, A. 1990. Bahan Tambahan Makanan: Jenis dan Petunjuk Penggunaannya. FAPERTA-IPB, Bogor.

  • 2006. Botani dan tinjauan gizi jamur tiram putih. Jurnal Inovasi Pertanian 4(2):124-130.

  • Sumarsih, Sri. 2010. Untung Besar Usaha Bibit Jamur Tiram. Jakarta : PT Niaga Swadaya. ISBN : 9790024525, 9789790024526. 136 hal.

  • Sumarsih, S. 2015. Bisnis Bibit Jamur Tiram. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Sumiati, E., Suryaningsih, E, Puspitsari. 2006. Perbaikan Produksi Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Strain Florida Dengan Modifikasi Bahan Baku Utama Subtrat. Jurnal. Hort. 16 (2). 96-107.

  • Sunawan dan        Sugianto.    2002. Pengembangan Pertanian Lahan Sempit Di Daerah Kurang Subur dengan Budidaya Jamur Sistem Semi Modern yang Memanfaatkan Berbagai Limbah Pertanian. Jurnal Al-Buhuts Unisma. VI:2 ( 27-38).

  • Sunarti, A. 1998. Serbuk Kayu Untuk Jamur. Trubus, Jakarta. 73 hal.

  • Sunarmi, Yohana Ipuk dan Saparinto, Cahro.2011.Usaha 6 jenis jamur skala rumah tangga. Jakarta:Penebar Swadaya.

  • Soenanto, Hardi. 2000. Jamur Tiram Budidaya dan Peluang Usaha. Semarang. CV Aneka Ilmu.

  • Supardi, D. 2008. Penggunaan Sekam Padi Dicampur Kotoran Ayam Sebagai Media Tumbuh Jamur Merang (Volvariella volvacea) (bull. Ex. Fr.). Skripsi (Tidak Diterbitkan). Bogor: Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

  • Saparinto, Cahyo dan Sunarmi. 2010. Usaha 6 Jenis Jamur Skala Rumah Tangga. Penebar Swadaya. Jakarta

  • Suprapti, S. 1988. Pembudidayaan Jamur Tiram pada Serbuk Gergaji dari Lima Jenis Kayu. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 5 (4): 207-210. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

  • Suprapti, S. 1989. Pengaruh Penambahan Pupuk terhadap Produksi Jamur Tiram. Jurnal Penelitian Hasil Hutan 6 (4): 225-230. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor.

  • Suprapti dan  jarwanto,  1989,  Pengaruh Berbagai Jenis Limbah untuk Media Jamur Edibel, Prosiding Seminar Bioteknologi Tepat Guna ITB, Bandung.

  • Suprapti, S. dan Djarwanto. 2001a. Pemasyarakatan Budidaya Jamur Tiram pada Kelompok Tani di Bogor – Hambatan dan Kendalanya. Prosiding Seminar Keanekaragaman Hayati dan Aplikasi Bioteknologi Pertanian, tanggal 6 Maret 2001 di Jakarta. Hal.: 451-465. Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Bioindustri, BPPT. Jakarta.

  • Suprapti, S. dan Djarwanto. 2001b. Pengaruh Penggunaan Bibit Dalam Empat Macam Media terhadap Produktivitas Pleurotus ostreatus dan  sajor-caju. Prosiding  I Seminar Ilmiah Nasional Aplikasi Biologi dalam Peningkatan Kesejahteraan Manusia   dan   Kualitas   Lingkungan,   tanggal   22   September   2000   di Yogyakarta. Hal.: 121-129. Fakultas Biologi UGM. Yogyakarta.

  • Suprapti, S dan Djarwanto. 2004. Penanaman Jamur Tiram. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan. Bogor. 26 hal.

  • Suprapti, Sihati. 2009. Pedoman Budidaya Jamur Shiitake dan Jamur Tiram. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Departemen Kehutanan. ISBN : 9793132329,9789793132327

  • Suprapti, S dan Djarwanto. 2009. Pedoman budidaya jamur shiitake dan jamur tiram. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan. Bogor. 60 hal.

  • Suriawiria, U. Budi Daya Jamur Shiitake. Jakarta: Swadaya. 2001.

  • Suriawiria, U. 1986. Pengantar untuk Mengenal dan Menanam Jamur. Angkasa : Bandung. 210 Hal.

  • 1997. Bertanam Jamur Kayu. Bandung: Penertbit Granesia.

  • Suriawiria,   Agrobisnis  Jamur Kayu  Shitake,  Kuping  dan Tiram. Penebar Swadaya, Jakarta.

  • Suriawiria, Unus, Haji. Budidaya Jamur Shiitake. Jakarta : Penebar Swadaya 2001.

  • Suriawiria U, 2001. Budi daya Jamur Shiitake. Jakarta: PenebarSwadaya, hal. 1,2,4.

  • Suriawiria, U. 2002. Budi Daya Jamur Tiram.  Cetakan VIII. Kanisius : Yogyakarta. 87 Hal.

  • Suriawiria, U. 2000. Sukses Beragrobisnis Jamur Kayu. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Suriawiria, U. 2002. Budidaya Jamur Shitake. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Suriawiria, 2000. Sukses Beragrobisnis  Jamur Kayu. Shiitake – Kuping – Tiram. Penebar Swadaya. Jakarta. 79 hal.

  • 2001. sukses Beragrobisnis Jamur Kayu : Shiitake, Kuping, Tiram. Penebar Swadaya. Jakarta

  • Suriawiria, U. 2001. Sukses Beragrobisnis Jamur Kayu: shitake, kuping, tiram. Cetakan III. Penebar Swadaya : Jakarta. 104 Hal.

  • Suriawiria, H. U. 2004. Sukses Beragrobisnis Jamur Kayu Shitake, Kuping, Tiram. Jakarta : Penebar Swadaya.

  • Suriawiria, U. 2006. Budidaya Jamur Tiram. Kanisius, Yogyakarta.

  • Surono, I. S. 2001 Makanan untuk sehat. Buletin Food & Beverage Industry. Edisi Kedua (Mei). 10-12

  • Suryani, Titik. 2007. Kajian Komposisi Medium Tumbuh pada Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Jamur Tiram. Laporan Penelitian. Universitas Warga Manggala. Yogyakarta.

  • Susanti, I., H Pranamuda, A Pradana, K Agustini, R Ranasasmita. 2013. Produksi, Karakterisasi Dan Pemanfaatan Ekstrak Beta Glukan Sebagai Anti TumoSeminar Insentif Riset SINas. Kementerian Riset dan Teknologi “Membangun Sinergi Riset Nasional untuk Kemandirian Teknologi” INSINAS 2013.

  • Susanto, Feri, dkk. 2012. Pengaruh Penambahan Ragi Roti dan Waktu Fermentasi Terhadap Glukosa Hasil Hidrolisis Selulosa Ampas Tebu (Saccarum Officinarum) dengan HCL 30% dalam Pembuatan Bioetanol. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: Universitas Sumatra Utara.

  • 2010. Pengaruh Penambahan Gula (Sukrosa) Terhadap Pertumbuhan Miselium Jamur Tiram Merah (Pleurotus flabellatus ) Skripsi tidak diterbitkan. Malang : Jurusan Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

  • Susilawati dan   Raharjo      2010.   Petunjuk   Teknis   Budidaya   Jamur   Tiram (Pleourotus   ostreatus   var   florida)   Yang   Ramah   Lingkungan.   (Materi Pelatihan Agribisnis Bagi KMPH). Report No.50 STE. Final, BPTP Sumatera Selatan, Palembang. 20 hal.

  • 2010. “Produksi Jamur Tiram (Pleorotus ostreatus) pada Media Campuran Serbuk Gergaji dengan Berbagai Komposisi Tepung Jagung dan Bekatul”. Tesis. Surakarta: Progam Pasca Sarjana, Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

  • 2012. Keragaman dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Pada Media Serbuk Gergaji dan Ampas Tebu Bersuplemen Dedak dan Tepung Jagung. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 12(3): 163-168.

  • Sutjahjo, S.H., 1994, Industri Keragaman Somaklonal ke Arah Ketenggangan terhadap Karacunan Aluminium pada Tanaman Jagung, Disertasi Pasca Sarjana IPB. Bogor. 139 hal.

  • Sutrisno, B. 1998. Pengaruh Jenis Media Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus florida). Skripsi. Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.

  • Suwandana, M 1999. “Pendidikan dan Pelatihan Budi Daya Jamur Edibel”. Dalam Soenanto Hardi, Jamur Tiram Budi Daya dan Peluang Usaha, Semarang; Aneka Ilmu.

  • Suwito, Mastur. Masakan Ayam dari Chef Ternama. AgroMedia. ISBN : 9793702885, 9789793702889

  • Suyodti, A.W. Rancang Bangun Sistem Informasi Monitoring Penyewaan Gedung dan Infrstruktur Teknologi Informasi (Studi Kasus: PT. Indosat, TBK dan Mitra). Jakarta: Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah. 2014.

  • Suzuki F, Suzuki C, Shimomura E, Maeda H, Fujii T, Ishida N. 1979. Antiviral and interferon-inducing activities of a new peptidomannan, KS-2, extracted from culture mycelia of Lentinus edodes. J Antibiot. 32:1336-1345.

  • Syafitri, L., Elusidasi struktur senyawa beta glukan dari serat Jamur Tanduk (Termitomyces eurrhizus   Berk)   yang   larut dalam air menggunakan metode spektrometri[skripsi]. Jakarta : 2008. Hal.41.

  • Syahputra, A. S., Munarti, dan D. P. O. Saputra. 2011. Pengolahan Limbah Pabrik Gula. Makalah Pengolahan Limbah Kimia. Jurusan Kimia. Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam. Kendari: Universitas Haluoleo.

  • Taguchi, I. 1987. Clinical efficay of lentinan on patients with stomach cancer. End Point Result of a Four Year Follow-up Survey. Cancer Detect. Prevent. Suppl. 1:333-349

  • 1998. Pengantar Mikrobiologi. Departemen Pendidikan, Yogyakarta.

  • Tety, E; R. S. Cintami; Yusmini. 2017. Analisis Usahatani Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Di Kota Pekanbaru. Pekbis Jurnal. IX (1): 1-10. 75

  • Fujii, (1978). Isolation and Characterization of A New Antitumor Polysaccharide, KS-2, Extracted from Culture Mycelia of Lentinus edodes. The Journal of Antibiotics. Vol.31 No.11. Japan : Japan Antibiotics Research Association

  • Mizuno, (1997). Reishi, Ganoderma lucidum and Ganoderma tsuage: Bioactive substance and Medical Effects.. Japan : Cancer cure-Scientific antitumor Research Data

  • Nishitoba, (1997). Reishi, Ganoderma lucidum and Ganoderma tsuage: Bioactive substance and Medical Effects.. Japan : Cancer cure-Scientific antitumor Research Data

  • The classification system presented here is based on the 2007 phylogenetic study by Hibbett et al.

  • The free dictionary. 2009. Auricularia auricula. http://www.thefreedictionary.com/Auricularia+auricula [13 Mei 2009].

  • The MCDougall News Letter, 11 November 2003, Volume 2, Issue 11. www.drmcdougall.com

  • Thongklang, N., dkk. 2010. Culture Condition, Inoculum Production and Host Response of    a    Wild    Mushroom,    Phlebopus    portentosus    Strain CMUHH121-005.    Maejo    International    Journal    of    Science    and Technology, 5 (03), 413-425.

  • Tilman, A.D., H. Hartadi, S. Reksohadiprodjo. S. Prawirokusumo dan S. Lebdosoekojo, 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar, Gajah Mada University Press. Fakultas Peternakan, Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

  • Tim Bioteknologi UMM. (2006). Modul pelatihan budidaya jamur, pembuatan nata, yogurt, dan budidaya azolla. (Laboratorium Pusat Pengembangan Bioteknologi, Ed.). Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

  • Tim Karya Tani Mandiri. 2010. Pedoman Budidaya Jamur/Tim Karya Tani Mandiri. Bandung: Nuansa Aulia

  • Tim Redaksi Agromedia Pustaka. 2001. Jamur Kayu “Anda Bertanya, Pakar dan Praktisi Menjawab”. AgroMedia. ISBN : 9799542022, 9789799542021

  • Tim Redaksi Trubus, 2000. Budidaya Pleurotus ostreatus “Tiram” Jamur konsumsi. Penebar swadaya. Jakarta.

  • Tim Redaksi Trubus. 1992. Mengapur Tanah Asam. Jakarta: Penebar Swadaya.

  • Tim Penulis AgriFlo. Jamur. AGRIFLO. ISBN 9790025610, 9789790025615

  • Tim UPT. 2007. Kajian Pengaruh Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Laporan Akhir. Malang: UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bedali Malang.

  • Tisdale, T.E. 2004. Cultivation of the oyster mushroom (Pleurotus sp.) on wood substrates in Hawaii. Thesis of the Master of Science in Tropical Plant and Soil Science, University of Hawaii.

  • Tjokrosoedarmo, H. A. 1991. Budi Daya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Pada Jerami. Journal Biologi. 1(1) 1-11.

  • Tokita F, Shibukawa N, Yasumoto T, Kaneda T., 1972, Isolation and chemical structure of the plasma cholesterol reducing substance from Shiitake mushroom. Mush Sci. 8: 783-788

  • Tokuda S, Kaneda T. 1978. Effect of shiitake mushroom on plasma cholesterol levels in rates. Mushroom Sci. 10(2):793-796.

  • Tokuda S, Tagiri A, Kano E,  Sugawara Y, Suzuki S,  Sato H, Kaneda T. 1974. Reducing mechanism of plasma cholesterol by shiitake. Mushroom Sci. 9(1):445-462.

  • Tom Volk. 2009. Auricularia auricula-judae, wood ear or cloud ear mushroom a.k.a. Judas’ ear fungus, in honor of Easter. http://botit.botany.wisc.edu/toms_fungi/apr2004.html [13 Mei 2009].

  • Tortora, Gerard J. (2013). Microbiology: an introduction. USA: Pearson. ISBN 978-0-321-73360-3.

  • 2007. Pijakan anyar jamur tiram. Jakarta: Trubus Swadaya. Hal. 21-27.

  • Trubus, R. (2010). Jamur tiram dua alam: dataran rendah dan tinggi. Jakarta: Trubus.

  • Triwiyatno, A. Buku Ajar Sistem Kontrol Analog. Semarang: Universitas Diponegoro. 2010.

  • Triyanto, A., Nurwijayanti, K. N. Pengatur Suhu dan Kelembapan otomatis pada Budidaya Jamur tiram menggunakan mikrokontroler ATMega16. Tesla. vol. 18, no. 1, pp. 25-36. 2016.

  • Tjitrosoepomo, Gembong. 2009. Taksonomi Tumbuhan. Yogyakarta: UGM.

  • Tsuji, Shizuo (1980). Japanese Cooking: A Simple Art. New York: Kodansha International/USA.

  • 2004. Pengaruh penambahan bekatul dan ampas tahu pada media terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleorotus ostreatus). http://ib.uin-malang.ac.id/ diakses 26 desember 2012

  • L.A. 1994. Penambahan Tongkol Jagung dan Tetes Tebu pada Media Serbuk Gergaji terhadap Pertumbuhan Jamur Kuping. Skripsi.Malang: Fakultas Pertanian UMM.

  • Suriawiria, (2001). Budidaya Jamur Shiitake. Edisi kesatu. Jakarta : Penebar Swadaya

  • Ummi, Sholikhah dan Azizah, Hayati. 2011. Pengaruh Pemberian Air Kelapa Terhadap Pertumbhan dan Hasil Jamur Merang (Volvaria volvacea). Agritop Jurnal Ilmu-Imu Pertanian: 58-62.

  • Utama, P., Suhendar, D., & Romalia, L. H. (2013). Penggunaan berbagai macam media tumbuh dalam pembuatan bibit induk jamur tiram putih. Jurnal 91 Agroekoteknologi, 5(1), 45–53.

  • Utami, K.   2004.   Gelagak   Industri   Cendawan   Jepang,   Jamur   Ampuh Melawan Penyakit “Seram”, www.pikiran-rakyat.com (24 Maret 2004).

  • Utami, C. P. (2017). Pengaruh penambahan jerami padi pada media tanam terhadap produktivitas jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) (Skripsi). Universitas Sanata Dharma.

  • Utoyo, N. 2010. Bertanam Jamur Kuping Dilahan Sempit. Jakatra: PT Agromedia Pustaka.

  • Vahidi, H., F. Kobarfard and F. Namjoyan. 2004. Effect of cultivation conditions on growth and antifungal activity of Mycena leptocephala. Afr. J. Biotechnol. 3 (11): 606-609.

  • Vajrabhaya, 1992, Mutation Breeding in Plant Tissue Culture, Biotrop, Spec, Publ, 49:133-138.

  • Volk TJ. 1998. This month’s fungus is Pleurotus ostreatus, the Oyster mushroom.

  • Wahyudi, T. H., & Syarief, U. S. (2002). Pengaruh macam serbuk gergaji terhadap produksi dan kandungan nutrisi tiga jenis jamur kayu. Journal Tropika, 10(1), 79–86

  • 2010. Modul Pelatihan Budidaya Jamur. Pembuatan Nata, Yogurt dan Budidaya Azola. Malang. Unit Produksi Jamur. Malang: Pusat Pengembangan Bioteknologi Universitas Muhammadiyah Malang.

  • 2006. Studi Pertumbuhan Beberapa Isolat Jamur Tiram (Pleurotus spp.) Pada Berbagai Media Berlignin. Bogor: Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

  • Westerlund, E., Anderson, R., and Aman, P., Isolation and chemical characterization of water-soluble mixed-linked β-glukan and arabinoxylans in oat milling fractions, Carbohydr. Pol., 20. 1993. Page 115-123.

  • White, Julian, Clinical Toxinology Short Course 1999 Handbook, Women’s and Children Hospital, Adelaide, Australia, 1999.

  • Wiardani, I. 2010. Budi Daya Jamur Komsumsi. Yogyakarta: Lily Publisher.

  • Widiastui H, Panji T. 2008. Pola aktivitas enzim ligninolitik Pleurotus ostreatus pada limbah sludge pabrik kertas. Menara Perkebunan 76(1): 47-60.

  • Widiwurjani Dan Guniarti. 2009. Potensi Empat Macam Bahan Seresah Sebagai Bahan Subtitusi Untuk Media Tumbuh Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Seminar. Surabaya: Fakultas Eknomi UPN “Veteran” Jawa Timur.

  • Widiwurjani dan    2010.  Karakteristik  Pertumbuhan  Dan  Produksi  Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus ) Didataran Medium Pada Media Seresah. Seminar Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Yang Didanai Dp2m Dikti, Ristek, KKP3T, KPDT, Pemda Dan UPN. Surabaya: Lppm – Upn “Veteran” Jawa Timur.

  • Widodo, N. 2007. Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Alkaloid yang Terkandung Dalam Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Semarang : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang.

  • Widyastuti, N., Koesnandar., Shiitake dan Jamur Tiram. PT Agro Media Pustaka, Jakarta. 2006. Hal 2-15

  • Widyastuti, N.   Limbah  Gergaji  Kayu  Sebagai  Bahan  Formula  Media  Jamur Shiitake (Lentinula edodes). Jurnal teknologi lingkungan. 9 (2) 149-155.

  • Wijaya, B. 2008. Budidaya Jamur Kompos, Jamur Merah, Jamur Kancing. Jakarta:Penebar Swadaya.

  • Winarni, I. 2002. Pengaruh Media Tanam Dengan Bahan Dasar Serbuk Gergaji Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Journal Matematika Sains Dan Teknolgi. 3 (2).

  • Winugroho, M. 1986. Improved Rice Straw As elephant Grass (Pennisetum purpureum schumach) Subtitute For Ruminants. Fakultas Pascasarjana. Bogor: IPB.

  • Witoyo, K.E. 2001. Kajian Pengaruh Konsetrasi Bahan Pengawet dan Jenis Kemasan Terhadap Daya Simpan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) pada Penyimpanan Suhu Rendah. Skripsi, IPB: Hal 9-24.

  • Wuest, P.J., 1989, Shiitake growing in sawdust, dalam Shiitake Mushrooms, The proceedings of national symposium and trade show, May 3-5 1989.

  • J. Hausler, (1991). Manual of Clinical Microbiology. 5th Ed.. Washington DC : American Society for Microbiology

  • Yadong, H., 2004, Report on the Export of China’s Mushroom Products in 2004, http://www.mushworld.com/oversea/list.asp?cata_id=5120

  • Yap, A.T., S. K. Chandramohan, M. L. N. Mary, 2004, Partially Purified Lentinam from Shiitake Mushroom (Lentinus edodes) still Retain Antitumour Activity, http://www.mushworld.com/medicine/list.asp?cata_id=6500

  • Yosephine, Allita, dkk. 2012. Pemanfaatan Ampas Tebu dan Kulit Pisang dalam Pembuatan Kertas Serat Campuran. Fakultas Teknik Kimia: Universitas Katolik Widya Mandala.

  • Yukamgo, E dan N. W. Yuwono. 2007. Peran Silikon Sebagai Unsur Bermanfaat Pada Tanaman Tebu. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. Vol 7 (2), 103 – 116.

  • Yuliani, Farida. 2010. Pertumbuhan dan Produksi Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Yang Ditanam Pada Media Jerami, Blotong dan Ampas Tebu Dengan Berbagai Frekwensi Penyiraman. Jurnal Pertanian UMK Kudus.

  • Yulinah, E. dan Mathilda. 1991. Mekanisme Kerja Antibiotika. Pusat Antar Universitas Bioteknologi, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

  • Yulysn P., Nihyatul F. 2014. Jamur Superlezat dan Sehat. Puspa Swara. ISBN : 6022130174, 9786022130178

  • Yun Ho Choi, et al. (2005). “Inhibition of Anaphylactic Reaction and Mast Cell Activation by the Methanol Extract of Letinus edodes”. Chonbuk National University, Republic of Korea. (unpublished)

  • Yuni, Ida Alfisyah dan Agus, Sutanto. 2013. Pengaruh Substitusi Limbah Cair Industri Tahu Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Sebagai Sumber Belajar Biologi. Pendidikan Biologi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Metro.

  • Yusuf, N. 2010. Penggunaan Serbuk Gergaji Kayu Kelapa Sebagai Media Aternatif Untuk Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). (Undergraduate thesis Duta Wacana Christian University, 2010)

  • Wahyudi, T. H. Syarief., S. Untung. 2002. Pengaruh Macam Serbuk Gergaji Terhadap Produksi dan Kandungan Nutrisi Tiga Jenis Jamur Kayu. Tropika, 10(1): 79-86.

  • Widiyanto, Joko. 2010. SPSS For Windows untuk Analisis Data Statistik dan Penelitian. Surakarta. UMS Press.

  • Widyastuti, Netty. 2008. Limbah Gergaji Kayu Sebagai Bahan Formula Media Jamur Shitake (Lentinula edodes). Jurnal Teknik Lingkungan. 9(2): 149-155. ISSN 1441- 318X.

  • Widuyastuti, N.K. 2005. Shitake dan Jamur Tiram penghambat Tumor dan Penurun Kolesterol. Agromedia Pustaka, Jakarta.

  • Wijiyono, Miftah Muhaimina Eka. 2007. Pemanfaatan Serbuk Kayu dan Ampas Tebu Sebagai Media Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Plerotus ostreatus). Skripsi. FKIP Biologi, UMS, Surakarta.

  • Wiliam, B. H., Rusman, Y., & Pardani, C. (2018). Analisis Titik Impas Usahatani Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus)(Studi Kasus di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 4(1), 604-608.

  • Winarni, I. dan U. Rahayu. 2002. Pengaruh Formulasi Media Tanam Dengan Bahan Dasar Serbuk Gergaji Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Matematika, Sains, Dan Teknologi, 3(2), 20–27. Pusat Studi Indonesia Lembaga Penelitian Universitas Terbuka, Bogor. 64 hal.

  • Winarno, F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

  • Yuliani, F. 2011. Pertumbuhan dan produksi jamur merang (Volvariella volvaceae) yang ditanam pada media jerami, blotong dan ampas tebu dengan berbagai frekwensi penyiraman. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Kudus.

————————————-

Silahkan kunjungi Link Danar Food dibawah ini dengan cara mengeklik.

Jamur

danaradmin/ October 21, 2017/ Daftar Pustaka Jamur/ 0 comments

Jamur Jamur Semarang Kota Pengertian Fungi (Jamur) Toko Jamur Semarang Kota Bebas dari Bahan Kimia – Fungi (jamur) adalah organisme eukariotik yang bersel tunggal atau banyak dengan tidak memiliki klorofil. Jual Jamur Semarang Kota Terlaris – Sel fungi (jamur) memiliki dinding yang tersusun atas kitin. Karena sifat-sifatnya tersebut dalam klasifikasi makhluk hidup. Pengepul Jamur Semarang Kota Paling Murah Meriah –

Read More